Minggu, 14 Jun 2026 20:42 WIB

Dilerai saat Marahi Ibunya, Paman di Pasuruan Bacok Keponakan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 04 Mar 2021 18:40 WIB
Paman (duduk kanan) yang membacok keponakan di Pasuruan saat diamankan polisi
Paman (duduk kanan) yang membacok keponakan di Pasuruan saat diamankan polisi

jatimnow.com - Seorang paman tegas membacok keponakan menggunakan kapak. Peristiwa itu terjadi di Dusun Pohgading Barat, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Akibat pembacokan yang terjadi Rabu (3/3/2021) pagi itu, korban masih dirawat intensif di RSUD R Soedarsono, Kota Pasuruan hingga Kamis (4/3/2021). Sang paman bernama Basori (39), sedangkan keponakannya bernama Nur Hasan (35).

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

"Pelaku sudah kita amankan kemarin, beberapa jam setelah kejadian," jelas Kanit Reskrim Polsek Pasrepan, Polres Pasuruan, Aipda Hasanudin, Kamis (4/3/2021).

Dari pemeriksaan terungkap bahwa kejadian ini bermula saat pelaku yang tinggal serumah dengan ibu kandungnya bernama Masluha terlibat cekcok. Pelaku yang sudah punya anak dan istri ini meminta ibu kandungnya agar membelikan motor untuk cucunya atau anak pelaku.

Namun permintaan pelaku ditolak ibunya. Ibunya mengatakan jika tabungan hasil bekerja sebagai tukang pijat tidak cukup untuk membelikan motor.

"Karena permintaannya ditolak, pelaku adu mulut dengan ibunya," jelas Hasanudin.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Mendengar cek cok mulut antara pelaku dan ibunya, korban datang dengan maksud untuk melerai. Namun pelaku yang sudah naik pitam malah membacok kepala korban dengan kapak. Korban langsung tersungkur penuh darah.

Melihat korban atau cucunya tersungkur, Masluha berteriak minta tolong hingga didengar warga yang dengan cepat mendatangi TKP.

"Pelaku saat itu sempat dihajar warga dan saudaranya, tapi berhasil lari. Kami yang mendapat informasi langsung melakukan pencarian dan berhasil menangkap pelaku di rumah saudaranya di Desa Gayam, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan," ungkapnya.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Setelah pelaku diamankan dan dibawa ke mapolsek, didapati fakta bahwa pelaku mengidap ganguan jiwa. Hal ini dikuatkan dengan keterangan keluarga besar pelaku dan korban yang masih saudara.

"Saat ini pelaku sudah kita kirim ke RSJ Malang. Sementara korban yang dirawat di RSUD Kota Pasuruan kondisinya sudah agak membaik," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.