Jumat, 19 Jun 2026 09:33 WIB

Ratusan Ahli Waris Korban Covid-19 di Probolinggo Tak Terima Santunan

Ilustrasi/ wikipedia
Ilustrasi/ wikipedia

jatimnow.com - Ratusan ahli waris korban meninggal dunia akibat Virus Covid-19 di Probolinggo Raya yang namanya telah diajukan Dinas Sosial (Dinsos) terancam tidak menerima santunan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Jumlah itu terdiri dari 100 ahli waris dari Kota Probolinggo dan 39 dari Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Kepala Bidang Rehabilitasi, Perlindungan dan Jaminan Sosial Kota Probolinggo, Pramito Legowo mengatakan 100 ahli waris itu telah diusulkan ke Kemensos.

"Sebelumnya ada 107 yang diusulkan. Dan baru 7 yang sudah menerima. Untuk yang 100 ahli waris belum," kata Pramito Legowo, Rabu (24/2/2021).

Ia menyebut, ketujuh ahli waris yang diajukan oleh dinas kepada Kemesos melalui Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur sudah dicairkan dan mendapatkan bantuan sebesar Rp 15 Juta melalui rekening masing-masing.

"Namun yang 100 orang ahli waris lainnya belum cair," paparnya.

Terkait Surat Edaran (SE) bernomor: 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tertanggal 18 Februari 2021 yang ditandatangani Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos, Sunarti bertuliskan Tahun Anggaran 2021 tidak tersedia alokasi anggaran santunan korban meninggal dunia akibat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), ia mengaku baru mengetahuinya.

"Kami baru mengetahui setelah ada surat edaran dari teman provinsi pada tanggal 20 Februari malam. Setelah saya tanya soal SE itu ternyata benar adanya," ujar dia.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

Pramito berharap agar ahli waris yang belum menerima santunan agar dapat menerima dan ikhlas dengan keputusan pemerintah pusat.

"Kami berharap masyarakat bisa menerima dan legowo. Karena itu juga kembali kepada kita selaku manusia, meski tanpa Covid-19 pun kita akan meninggal," jelasnya.

Untuk memberikan pemahaman kepada ahli waris, Pramito mengaku akan menyampaikan surat itu kepada masing-masing lurah dan camat agar diteruskan ke masyarakat.

"Hari ini suratnya pemberitahuannya telah dikirimkan," tandasnya.

Baca Juga: Rangkul Warga Sekitar, DWP UIN KHAS Jember Salurkan Bantuan Jelang Iduladha

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Kabupaten Probolinggo, Ofie Agustin mengatakan untuk jumlah ahli waris korban meninggal karena Covid-19 ada 39 orang.

Ke 39 ahli waris itu dengan perincian pengajuan sebanyak dua tahap yakni 25 Agustus 2020 sebanyak 14 nama ahli waris dan 19 November 2020 mengirimkan 25 nama.

"Belum ada yang cair semua dari Kabupaten Probolinggo untuk bantuan itu," tegasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.