Kamis, 18 Jun 2026 04:32 WIB

90 Ahli Waris Korban Covid-19 di Kota Mojokerto Gigit Jari

Proses pemakaman jenazah pasien Covid-19 (Foto: Dok. jatimnow.com)
Proses pemakaman jenazah pasien Covid-19 (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - 90 ahli waris korban meninggal dunia akibat Covid-19 yang sudah diusulkan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mojokerto harus gigit jari lantaran batal mendapat santunan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, pihak dinsos telah memberikan data terkait daftar ahli waris korban meninggal dunia akibat Covid-19.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Pak Heru (Kadinsos) pernah mengirimkan surat ditembuskan ke saya. Yang sudah mengajukan melalui dinsos dan pengajuan itu dikirim ke provinsi itu ada 90 ahli waris," ungkap Gaguk saat dikonfirmasi jatimnow.com, Rabu (24/2/2021).

Dari 90 ahli waris itu, belum ada satu pun yang menerima santunan dari Kemensos.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

"Belum ada (menerima santunan Covid-19). Jadi ya kita tidak ada anggaran untuk itu. Tidak mendapatkan santunan di seluruh Indonesia tidak hanya di Kota Mojokerto saja," terangnya.

Menurut Gaguk, penghapusan itu berdasarkan Surat Edaran (SE) bernomor: 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tertanggal 18 Februari 2021 yang ditandatangani Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos, Sunarti.

Baca Juga: Bayi yang Ditemukan Warga Tulungagung Akan Dikirim ke Sidoarjo

"Jadi yang penghapusan itu didasarkan atas surat dari kementerian sosial. Dan di anggaran pemerintah daerah, dan saya kira seluruh pemerintah daerah tidak ada yang menganggarkan untuk itu karena sudah dicover pakai APBN," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.