Senin, 15 Jun 2026 01:11 WIB

Warga Probolinggo Beramai-ramai Taruh Botol Berisi Air Merah, Ada Apa?

jatimnow.com - Warga di sejumlah desa di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo beramai-ramai memasang botol yang berisi cairan merah di teras rumahnya.

Mereka memasang botol bekas air mineral berisi air yang dicampur pewarna makanan warna merah dan memasangnya dengan rapi pada ukuran kurang lebih sekitar 1 meter di sekeliling teras rumahnya.

Baca Juga: Hak 255 Guru Madrasah Probolinggo Cair Usai Mengendap 8 Tahun

Salah satu warga Desa Sumbersuko, Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Fitria (25), mengatakan dipasangnya botol berisi cairan warna merah untuk mengusir ayam milik tetangganya yang kerap berada di teras rumahnya.

"Dengan terpasangnya cairan warna merah itu, ayam-ayam yang ada di sini tidak mengeluarkan kotoran di teras rumah," katanya, Selasa (23/2/2021).

Fitria mengaku jika dipasangnya cairan warna merah itu membuat ayam-ayam yang biasa berkeliaran di teras rumahnya kini tidak ada lagi.

"Beneran ayam tidak betah dan tidak membuang kotoran di teras rumah," ujarnya.

Biasanya, setiap hari dirinya merasa capek karena membersihkan kotoran ayam tetangganya yang naik ke teras rumahnya.

Baca Juga: Marinir Gelar Baksos di Bromo, Warga Tengger Terbantu

"Teras rumah jadi kotor karena kotoran ayam cukup banyak. Saya kesal dan capek untuk membersihkannya," lanjut dia.

Menurut Fitria, dirinya mengetahui cara mengusir ayam untuk tidak mengotori terasnya dengan cara memasang botol cairan warna merah tersebut dari warga lainnya.

"Penasaran, saya mencoba. Ternyata benar ayam tidak berani mengeluarkan kotoran di teras rumah. Ini sudah lima hari saya memasang botol cairan warna merah itu," ungkapnya.

Senada, Uwa (41) asal Desa Watuwungkuk, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, mengaku dirinya memasang botol cairan merah dan telah lama dilakukannya.

Baca Juga: 5 Komisioner KPU Kabupaten Probolinggo Terpilih 2024-2029, 3 Wajah Baru

"Sudah lama, dan Alhamdulilah ayam milik tetangga tidak betah di teras rumah meski tanpa diusir. Nggak tahu juga kok bisa ayam tidak betah di teras. Tapi itu benar adanya," ujarnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.