Kamis, 18 Jun 2026 08:16 WIB

Duduk Perkara Kantor Kelurahan di Kota Mojokerto Jadi Tempat Resepsi

Salah satu foto resepsi pernikahan di kantor kelurahan yang viral
Salah satu foto resepsi pernikahan di kantor kelurahan yang viral

jatimnow.com - Kantor Kelurahan Blooto yang viral dipakai tempat resepsi pernikahan, disebut tanpa koordinasi dengan pihak Kecamatan Prajurit Kulon dan Satgas Covid-19 Kota Mojokerto.

Kabag Humas Pemerintah Kota Mojokerto, Hatta Amrullah mengatakan, memang ada resepsi pernikahan yang digelar di Kantor Kelurahan Blooto tersebut.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

"Klarifikasi Pak Lurah Blooto dan Pak Camat Pralon (Prajurit Kulon), hajatan pernikahan di Kelurahan Blooto pada hari Sabtu 20 Februari," jawab Hatta melalui pesan WhatsApp saat dikonfirmasi jatimnow.com, Minggu (21/2/2021).

Menurut Hatta, penyelenggara resepsi pernikahan itu adalah salah satu honorer di Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon.

"Dikarenakan rumah yang bersangkutan kecil dan tidak memungkinkan untuk hajatan di rumahnya yang akan menutup jalan, Ppak Lurah Blooto tidak memperkenankan hal tersebut," ungkap Hatta.

Baca juga:  Viral Kantor Kelurahan Jadi Tempat Resepsi, Disebut di Kota Mojokerto

Masih kata Hatta, resepsi pernikahan itu sebelumnya tidak berkoordinasi pihak kecamatan dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

"Dan atas dasar kemanusiaan, Pak Lurah Blooto mengambil kebijakan sendiri tanpa koordinasi dengan kecamatan dan gugus tugas kota, sehingga hajatan tersebut berlangsung di halaman kelurahan," terangnya.

Menurut Hatta, resepsi pernikahan itu sudah menjalankan protokol kesehatan (prokes).

"Protokol kesehatan dilaksanakan, namun pada saat hajatan hujan lebat yang mengakibatkan undangan masuk ke dalam terop (tenda)," pungkasnya.

Dalam video yang viral di Facebook, suasana hajatan di bawah tenda itu tampak beberapa orang sedang menikmati makan dan ada juga yang mengobrol tanpa jarak dan masker tidak menutup hidung serta mulut atau menghiraukan protokol kesehatan.

Baca Juga: Sopir Angkutan Pelaku Intimidasi Turis Asal China di Probolinggo Minta Maaf

Sementara Kasatpol PP Kota Mojokerto Dodik Heryana Murtono menyebut, pihaknya masih meminta keterangan dari kecamatan.

"Masih konfirm camat," akunya.

Empat foto dan satu video di grup media sosial Facebook yang diposting akun Bxxxx xxx itu ditanggapi 258 kali dan dikomentari 251 oleh warganet.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.