Rabu, 17 Jun 2026 07:36 WIB

10 Tanaman Hias Pembawa Hoki Versi Pakar Fengsui Kota Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 19 Feb 2021 15:23 WIB
Pakar Fengsui Kota Pasuruan, Yudhi Darma menunjukkan salah satu tanaman pembawa hoki
Pakar Fengsui Kota Pasuruan, Yudhi Darma menunjukkan salah satu tanaman pembawa hoki

jatimnow.com - Tidak sedikit masyarakat mengisi waktunya dengan memelihara tanaman hias di masa Pandemi Covid-19. Salah satu jenis tanaman hias yang saat ini harganya melejit yaitu philodendron.

Pakar Fengsui Kota Pasuruan, Yudhi Darma mengatakan, ada 10 jenis tanaman yang membawa aura bagus dan hoki atau peruntungan.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

"Pandangan fengsui yang saya pahami secara populer, tanaman yang membawa hoki ini ada banyak, di antaranya ada 10 jenis tanaman dan harganya pun terbilang ekonomis," jelas Yudhi, Jumat (19/2/2021).

Pertama, menurut Yudhi adalah tanaman jenis palem. Bisa palem botol atau palem merah.

"Tanaman palem itu simbol kantong rezeki, panjang umur dan dipercaya sebagai tolak balak," ujarnya.

Selain itu ada tanaman jenis aglonema atau sri rejeki, yang sedang hits saat itu juga termasuk membawa hoki.

Baca Juga: AATP Ditarget Rampung Desember, Pj Bupati Pasuruan Promosikan Amphiteater

"Sesuai namanya, sri rejeki, dipercaya mampu memancarkan aura positif dalam melancarkan rezeki," lanjutnya.

Berikutnya disebutkan oleh Yudhi, yaitu tanaman jenis bambu, tebu, bambu hoki, teratai, tanaman dolar, pohon boldy, juga dipercaya bisa membawa keberuntungan kepada si pemilik rumah di jika ditanam di halaman. Kemudian buah delima yang menadakan rezeki yang bergerombol.

Terakhir, Yudhi menyebut bunga matahari adalah tanaman yang membawa hoki.

Baca Juga: Peringatan HKSN 2023 Wujud Solidaritas dalam Harmoni Masyarakat Kota Pasuruan

"Bunga matahari ini memancarkan aura yang positif, positifnya dalam hal kebaikan. Selain itu gampang dapat jodoh jika belum menikah," ungkapnya.

Yudhi menerangkan, arti dasar fengsui itu mencari titik tengah atau keseimbangan yang harmonis, dari perpaduan unsur angin dan air.

"Yang dicari adalah titik keseimbangan, sehingga tanaman-tanaman itu dianggap sebagai pilihan-pilihan yang terbaik," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.