Selasa, 23 Jun 2026 01:42 WIB

Mahasiswa Unesa Desak Rektorat Awasi Paham Radikal di Kampus

Mimbar terbuka mahasiswa Unesa Surabaya
Mimbar terbuka mahasiswa Unesa Surabaya

jatimnow.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Gerakan Mahasiswa Demokrasi (FORMASI) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mendesak rektorat agar tegas dalam menangkal paham radikalisme hingga ke akar-akarnya.

Desakan itu dilakukan dengan cara menggelar aksi mimbar bebas di halaman Rektorat Unesa kampus Lidah Wetan Surabaya, Sabtu (2/6/2018).

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Kordinator aksi Ato’urohman, mengatakan, aksi ini untuk merespon maraknya gerakan ideologis paham radikalisme yang mengancam NKRI. Dan berdasarkan pernyataan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) kampus merupakan tempat tumbuh kembangnya kelompok-kelompok anti Pancasila itu.

"Pasca dibubarkannya HTI, kita harus tetap waspada, karena ideologi HTI akan tetap ada, meskipun secara konstitusional sudah dibubarkan. Wong JAD jelas-jelas dilarang tapi tetap masih ada aktor-aktornya kok, apalagi paham-paham radikal semacamnya yang anti Pancasila." Ujar Ato’urohman, Sabtu (2/6/2018).

Ia menjelaskan selain orasi bebas, puluhan mahasiswa juga menggelar menyalakan lilin sebagai rasa empati terhadap insiden kejadian bom yang sempat mengguncang Surabaya dan sekitarnya.

Baca Juga: KADIN Jatim Soroti Ketimpangan Pajak UMKM dan Korporasi

"Aksi ini kami lakukan sebagai bentuk kritikan terhadap Rektor, karena belum ada tindakan tegas menangkal paham radikalisme yang ada di lingkungan kampus Unesa," jelasnya.

Ia menambahkan sebagai aksi kongkrit di kampusnya, ia mengajak seluruh elemen civitas akademika dari mahasiswa, dosen dan karyawan selingkup unesa untuk bersama sama membendung paham paham radikal.

"Kami bermaksud mengajak civitas akademika bisa membendung  terorisme mulai dari pengawasan dan penguatan unit kegiatan mahasiswa sampai kepada kajian kajian keagamaan di masjid kampus unesa," tegasnya.

Baca Juga: Rapor Publik Pejabat: Terobosan Akuntabilitas atau Sekadar Pertunjukan Transparansi?

"Rektor harus tegas,  Harusnya ini menjadi perhatian serius dan ada langkah kongkrit dari pihak Rektorat untuk menindaklanjuti pasca dibubarkannya HTI oleh pemerintah. Kami siap mengawal," pungkasnya.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto



Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.