Rabu, 17 Jun 2026 13:22 WIB

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua, Bupati Anas: Tak Ada Efek Samping

jatimnow.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menerima suntik vaksin Covid-19 untuk dosis kedua.

Sekitar pukul 8.30 Wib, bupati dua periode tersebut tiba di Puskesmas Sobo Banyuwangi untuk divaksinasi.

Baca Juga: Pemkab Banyuwangi Siapkan Shelter Baru untuk Warga PAS

Sebelum disuntik, Anas didata terlebih dahulu, kemudian dicek kesehatannya sekitar kurang lebih 3 menit. Anas sempat ditanya oleh petugas apakah mengalami gejala pasca suntikan pertama.

"Badan saya sehat-sehat saja, saya tetap beraktivitas seperti biasa. Tidak mengalami reaksi apapun sesudah suntikan dosis pertama," jawab Anas dalam siaran pers yang diterima redaksi, Kamis (11/2/2021).

Seperti diketahui, Anas telah menerima suntikan vaksin CoronaVac dosis pertama pada 28 Januari 2021. Vaksin CoronaVac yang diproduksi oleh Sinovac membutuhkan dua kali penyuntikan masing-masing sebanyak 0,5 mililiter dengan jarak waktu 14 hari.

Sama seperti pada vaksinasi pertama, usai divaksin dosis kedua, Anas harus menunggu 30 menit untuk melihat reaksi dari suntikan tersebut alias mengamati KIPI (kejadian ikutan pasca-imunisasi).

Anas meminta agar semua pihak tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan meski sudah divaksin. Mulai dari, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Selain vaksinasi kunci kedua adalah menjaga protokol kesehatan. Hindari kerumunan, gunakan masker dengan disiplin," jelas Anas.

Baca Juga: Mensos Berharap Banyuwangi jadi Pelopor Sekolah Rakyat

Dalam kesempatan itu, Anas juga mengapresiasi Presiden Jokowi dan jajarannya yang terus berupaya mendatangkan vaksin ke Indonesia untuk kesehatan warga.

"Terima kasih kepada Pak Jokowi yang berhasil mendatangkan vaksin ke negeri ini. Itu bukanlah hal mudah, mengingat terbatasnya produksi Vaksin Covid-19 di dunia ini. Semoga secara bertahap, warga bisa segera mendapatkan vaksin di tahap berikutnya," kata Anas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr Widji Lestariono menjelaskan, pembentukan antibodi akan berjalan secara optimal setelah pemberian suntikan dosis kedua Vaksin Covid-19.

"Dengan penyuntikan dosis 2, proses pembentukan antibodi ini lebih cepat dan kuat. Namun diperlukan 21 hari lagi untuk mencapai antibodi yang maksimal," ujar Rio, panggilan dr. Widji Lestariono.

Baca Juga: BPK Berikan Opini WTP untuk Pemkab Banyuwangi, Prestasi Selama 13 Tahun Berturut

Ditambahkannya, cakupan vaksinasi dosis pertama di Banyuwangi telah mencapai 90 persen dari jumlah vaksin yang diterima oleh Kabupaten Banyuwangi. Sementara bila dilihat dari jumlah sasarannya, cakupan kini sebesar 83 persen.

“Sudah ada 5.085 tenaga kesehatan yang telah menerima Vaksin Covid-19, sisanya tenaga kesehatan mengalami gagal vaksin karena alasan seperti tensi masih agak tinggi. Pada hari ini juga akan dimulai suntik dosis 2 serentak untuk tenaga kesehatan,” kata Rio.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.