Jumat, 19 Jun 2026 11:47 WIB

Sensasi Para Paser Berburu Ikan Mabuk di Telaga Ngebel, Ponorogo

Para paser menikmati sensasi berburu ikan mabuk di Telaga Ngebel, Ponorogo
Para paser menikmati sensasi berburu ikan mabuk di Telaga Ngebel, Ponorogo

jatimnow.com - Letupan gas belerang menyebabkan ribuan ikan di Telaga Ngebel, Ponorogo mabuk hingga mati. Fenomena tahunan itu membawa berkah bagi komunitas paser.

Komunitas paser merupakan sekumpulan pemburu ikan dengan senapan angin. Anggota komunitas ini mendatangi Telaga Ngebel, sekedar merasakan sensasi berburu ikan dengan senapan angin.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Saya sengaja ke Telaga Ngebel karena dengar di sini belerang naik," ujar salah satu paser asal Magetan, Purwanto, Rabu (10/2/2021).

Purwanto datang ke Telaga Ngebel bersama tiga temannya. Katanya, akan lebih mudah menembak ikan saat belerang di Telaga Ngebel naik. Sebab ikan-ikan itu muncul ke permukaan.

"Lebih mudah dalam jangkauan tembak," tambahnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sementara paser lainnya, Mukholik menyebut bahwa dirinya dari pagi datang ke Telaga Ngebel dan sudah mendapatkan tiga ekor ikan nila berukuran besar dengan berat total sekitar 6 kilogram.

Mukholik menjelaskan bahwa ikan yang dia dapat dalam itu kondisinya mabuk akibat letupan gas belerang. Menurutnya, ikan itu masih aman dikonsumsi. Namun ikan yang sudah mati tidak bisa dikonsumsi karena berbahaya untuk kesehatan.

Senapan angin yang dipakai para paser itu dilengkapi dengan panah kecil sebagai pengganti kail. Serta dimodifikasi dengan menggunakan panah yang dibuat dari bekas roda sepeda.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Kegiatan ini seru untuk mengisi waktu di tengah Pandemi Covid-19," ucap Mukholik.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.