Kamis, 18 Jun 2026 10:23 WIB

Salam Perpisahan Wali Kota Teno di Hari Jadi ke-335 Kota Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 08 Feb 2021 14:20 WIB
Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo
Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo

jatimnow.com - Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo mengucapkan salam perpisahan di akhir masa jabatannya kepada seluruh pejabat utama dan pegawai di Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan, Senin (8/2/2021).

Salam perpisaha itu disampaikan Teno saat berpidato dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-335 Kota Pasuruan di halaman Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

"Atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas kerjasama yang selama ini terjalin," jelas Teno.

Teno juga menyampaikan jika perpisahan bukanlah akhir dari silaturahmi. Selain itu, ia pun berharap jajarannya terus bekerja keras menjadi pelayan masyarakat.

"Perpisahan bukan berarti memutuskan tali silaturahmi. Tetap jaga kondusifitas dan jangan pernah letih menjadi pelayan masyarakat," tegasnya.

Baca Juga: AATP Ditarget Rampung Desember, Pj Bupati Pasuruan Promosikan Amphiteater

Dalam upacara tersebut, Teno mengungkapkan jika Hari Jadi ke-335 Kota Pasuruan ini diperingati dengan cara yang berbeda, karena Pandemi Covid-19 masih mewabah. Tidak ada lagi fetival Pasuruan Jaman Biyen (PJB), Bakti Sosial dan pesta rakyat, seperti gelaran seni dan budaya.

"Hari ini kita memperingati Hari Jadi ke-335 Kota Pasuruan dengan kondisi yang berbeda dikarenakan Pandemi Covid-19. Kita percaya bahwa Allah SWT tidak alan memberikan cobaan di luar kemampuan kita," ungkapnya.

Baca Juga: Peringatan Hari Ibu, Gus Ipul Apresiasi Peran Penting Perempuan dalam Pembangunan

Dengan semangat hari jadi ini, Teno mengajak seluruh masyarakat Kota Pasuruan untuk berjuang menyatukan tekad agar jangan ada lagi teman, saudara maupun orang-orang disekitar lingkungan tertular Covid-19.

"Mari kita saling berbagi tugas. Saya dan anda melakukan pencegahan. Tenaga medis melakukan penanganan dan pengobatan, pemerintah memulihkan perekonomian, sosial dan pendidikan, serta pihak-pihak swasta melakukan penyesuaian dan penyeimbangan kepedulian terhadap sesama," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.