Senin, 15 Jun 2026 21:26 WIB

Warga Tolak Rencana Pembangunan Pasar Muamalah di Madiun

Lokasi pembangunan Pasar Muamalah di Madiun (istimewa)
Lokasi pembangunan Pasar Muamalah di Madiun (istimewa)

jatimnow.com - Rencana pembangunan Pasar Muamalah di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun ditentang oleh warga.

"Rencana awal akan dibangun pondok. Tetapi tidak jadi, kemudian direncanakan akan dibangun Pasar Muamalah," ujar Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Agus Suyuti, Sabtu (6/2/2021).

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Ia menyebut, rencana pembangunan itu telah disosialisasikan kepada masyarakat. Namun hingga kini, realisasi pembangunan fisik pasar tersebut dilaksanakan.

"Belum ada yang mengajukan permohonan izin. Itu hasil konfirmasi saya," ujar dia.

Ia menyebut, pemerintah desa juga akan menolak bila ada yang mengajukan pendirian pasar tersebut.

"Pengurusan izin pembangunan pasar tersebut juga belum diajukan kepada pemerintah. Dengan demikian, bila nekat didirikan maka akan ditutup," lanjutnya.

Perangkat Desa Teguhan, Al Maun mengatakan rencana pembangunan Pasar Muamalah telah dibicarakan sejak pertengahan tahun 2020.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Penggagas pembangunan pasar dengan transaksi mata uang dinar dan dirham itu pun telah mensosialisasikan rencana sejak bulan November.

"Setelah sosialisasi banyak warga yang tidak setuju dengan pembangunan Pasar Muamalah tersebut. Saat bahan gorong-gorong untuk saluran air diturunkan di lokasi, warga menghentikan aktifitas pembangunanya," ujar Al Maun.

Menurutnya, warga menghentikan pembangunan karena belum adanya kesepakatan antara pihak pembangun dengan masyarakat. Selain itu, pihak pemerintah desa juga belum mengeluarkan izin.

Maun mengaku tidak mengenal penggagas pembangunan Pasar Muamalah di desanya karena tidak ada satupun yang datang ke kantor untuk mengurus perizinan.

Baca Juga: PLN UPT Madiun Lakukan Perawatan Jaringan Tanpa Pemadaman

"Mereka sempat menggelar sosialisasi saat warga menggelar arisan di RT 20 awal November 2020. Saat itu, dua pria memberikan penjelasan tentang rencana dan model pasar yang akan dibangun di bekas sawah milik warga. Tapi saya lupa namanya," paparnya.

Ia mengaku lega melihat pembangunan pasar itu batal dilaksanakan.

"Kan kemarin sosialisasi katanya pakai dirham, nanti akan berurusan dengan polisi," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.