Jumat, 12 Jun 2026 17:42 WIB

Oknum Polisi Diamankan karena Dekat Jaringan Teroris Sejak 2012

  • Penulis :
  • | Jumat, 01 Jun 2018 20:07 WIB
Polisi saat melakukan olah TKP di salah satu gereja usai bom meledak./Foto: Dokumen jatimnow.com.
Polisi saat melakukan olah TKP di salah satu gereja usai bom meledak./Foto: Dokumen jatimnow.com.

jatimnow.com  - Oknum polisi yang diamankan atas dugaan dekat dengan jaringan teroris, diduga sudah mengenal paham radikal sejak lama.

Bahkan setelah mengenal sejumlah nama terduga teroris, oknum polisi berinisial NL itu intens melakukan komunikasi dengan para terduga.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

Informasi yang digali jatimnow.com di lapangan menyebut, oknum polisi berpangkat Bripka itu sudah mengenal paham radikal sejak tahun 2012.

Bripka NL merupakan salah satu anggota reserse kriminal di polres di luar Jawa.

Itu setelah ia kerap datang mengikuti sebuah kajian bersama terduga teroris. Dari sanalah, NL akhirnya memiliki satu paham dengan sejumlah terduga.

Baca juga: Diduga Dekat Jaringan Teroris, Seorang Oknum Polisi Diamankan

Hanya saja, pada Senin (28/5/2018) lalu, NL akhirnya diamankan karena percakapannya dengan sejumlah terduga teroris terbongkar.

Diamankannya NL dibenarkan Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol M Iqbal, Kamis (31/5/2018) saat ditemui di Mapolrestabes Surabaya.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Iya benar, sudah diamankan," jawab Iqbal singkat saat dirinya mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dalam rangka Safari Ramadhan bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Informasi lain menyebut, seiring berjalannya waktu, NL semakin intens berkomunikasi dengan para terduga teroris melalui medsos.

Bahkan sejumlah bahan yang mengajarkan paham radikal dari pentolan JAD (Jamaah Anshorut Daullah) juga ditelannya mentah-mentah.

Puncaknya, Maret 2018 NL lebih intens mengirimkan foto-foto kegiatan kepolisian yang diikutinya kepada para terduga teroris yang dekat dengannya.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Laporkan Dugaan Hilangnya Aset Budaya ke Polisi

Beruntung, ulah NL cepat terpantau8 dan terendus Tim Densus 88. Sehingga NL akhirnya diamankan oleh pihak Propam. Sayangnya M Iqbal saat dikonfirmasi enggan memberikan banyak penjelasan.

Reporter: Narendra 

Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.