Rabu, 17 Jun 2026 05:49 WIB

Disetujui Kemendagri, Pemekaran Kecamatan di Ponorogo Tunggu DPRD

Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono
Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono

jatimnow.com - Proses pemekaran dua kecamatan di Kabupaten Ponorogo sudah mendapatkan persetujuan tertulis dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kini prosesnya sudah masuk tahap admistrasi akhir.

"Pemekaran Kecamatan Kota Lama dan Kecamatan Sumberejo sudah mendapatkan persetujuan tertulis dari Kementerian Dalam Negeri," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono, Senin (1/2/2021).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dengan begitu, lanjut Agus, mekanismenya tinggal satu tahapan lagi, yaitu akan kirimkan ke DPRD untuk diparipurnakan.

"Anggota DPRD tinggal setuju atau tidak, kita tunggu di forum dewan. Ya langkahnya tinggal itu," tambahnya.

Menurut Agus, Pemkab Ponorogo juga telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan dua kecamatan baru tersebut. Namun dia masih enggan menyebut berapa besaran dana yang dianggarkan.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Walaupun di tengah Pandemi Covid-19, semoga pembagunannya tidak terganggu," jelasnya.

Sebelumnya Kemendagri telah mengecek secara langsung persiapan pemekaran kedua kecamatan tersebut, termasuk penetapan batas-batas wilayah. Kemendagri telah mencocokkan antara peta dari Badan Informasi Geospasial (BIG), pemetaan dari satelit dan kondisi di lapangan yang hasilnya sudah sesuai.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Pemekaran kecamatan dilakukan dengan tujuan, di antaranya untuk memaksimalkan potensi wilayah serta mempermudah proses administrasi di kedua kecamatan baru itu.

Untuk sekedar diketahui, Kecamatan Sumberejo bakal mencakup sejumlah desa di Kecamatan Jambon, Balong dan Slahung. Sedangkan Kecamatan Kota Lama meliputi beberapa kelurahan dan desa di Kecamatan Ponorogo, Babadan, Siman dan Jenangan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.