Sabtu, 20 Jun 2026 16:35 WIB

Pencuri ini Bagi-bagi Uang ke Warga Miskin, Ogah Disamakan Robin Hood

Ilustrasi pencuri ditangkap polisi (Foto: Dok. jatimnow.com)
Ilustrasi pencuri ditangkap polisi (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua orang residivis pencuri kendaraan motor (curanmor) kembali beraksi di Kampung Koja Dua, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/1/2021). Pelaku berinisial MR (24) dan RA (22) menggasak motor Suzuki Satria FU milik korban bernama Daban.

Saat diinterogasi oleh polisi, dua residivis pencuri motor itu mengaku menggunakan uang hasil curian untuk dibagikan ke rakyat miskin.

Baca Juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP

"Motor curian biasanya kita jual kadang seribu (Rp 1 juta) atau seribu lima ratus (Rp 1,5 juta) tergantung motornya. Uangnya kita bagi dua, terus kalau ada sisanya kita kasih ke orang-orang pinggir jalan," ucap RA saat ditanya oleh polisi, Senin (25/1/2021).

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Heri Purnomo sempat menyingung aksi bagi-bagi hasil curian yang serupa aksi Robin Hood itu. Di film, Robin Hood adalah tokoh fiksi yang kerap mencuri uang kaya untuk dibagikan kepada orang miskin.

Meski begitu, kedua pelaku tersebut secara tegas menolak disamakan.

Baca Juga: Pencurian Motor Milik Juragan Kambing di Probolinggo Terekam CCTV

"Enggak (biar kaya Robin Hood), kemauan kita aja, enggak juga (dibilang buat menghapus dosa)," tegas RA.

Dua residivis itu baru menghirup udara segar pada pertengahan 2020. Mereka kembali beraksi karena terdesak kebutuhan. Kedua pelaku biasa menjual motor curian melalui media sosial Facebook.

 

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.