Minggu, 21 Jun 2026 02:07 WIB

Jatim Bantu Beras 20 Ton & Uang Rp 2 M ke Korban Bencana Sulbar-Kalsel

Bantuan dari Pemprov Jatim untuk korban bencana di Sulbar dan Kalsel
Bantuan dari Pemprov Jatim untuk korban bencana di Sulbar dan Kalsel

jatimnow.com - Pemprov Jatim akan mengirimkan bantuan untuk korban bencana alam di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan melalui KRI Banda Aceh pada Selasa (26/1/2021) besok. Hari ini, Senin (25/1/2021), dilakukan proses loading barang.

KRI Banda Aceh akan berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin (Kalsel) pada Selasa (26/1/2021) pukul 13.00 Wib. Perkiraan tiba di Banjarmasin pada Rabu (27/1/2021) pukul 08.00 Wita.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kemudian KRI Banda Aceh meneruskan perjalanan ke Mamuju, Sulbar pada Kamis (28/1/2021) pukul 16.00 Wita. Perkiraan tiba di Mamuju pada Minggu (31/1/2021) pukul 07.00 Wita.

Untuk penanganan bencana banjir di Kalsel, Pemprov Jatim mengirimkan bantuan beras 10 ton dan dana senilai Rp 1 miliar.

Sedangkan untuk penanganan gempa di Sulbar, Pemprov Jatim mengirimkan bantuan beras 10 ton, dana senilai Rp 1 miliar, mie instan 500 dos, biskuit 1000 pcs, teh celup 1000 box, pampers 400 pack, gula pasir 500 kg, pembalut wanita 500 pack, sabun mandi 500 pcs, shampoo 366 botol, pasta gigi 500 pcs, sikat gigi 200 pcs, handuk 200 pcs, pakaian dalam 351 pcs dan selimut 34 pcs.

"Teruntuk saudara-saudara kami di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan yang tengah tertimpa musibah bencana gempa dan banjir. Sedikit bantuan yang kami kirimkan ini semoga bisa membantu meringankan beban dan duka saudara-saudara sekalian," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di akun Instagram pribadinya, @khofifah.ip, Senin (25/1/2021).

Bantuan dari Pemprov Jatim untuk korban bencana di Sulbar dan KalselBantuan dari Pemprov Jatim untuk korban bencana di Sulbar dan Kalsel

"Tetap semangat untuk kembali bangkit dari masa-masa sulit ini. Dan, semoga Allah SWT selalu melindungi bangsa dan negara ini. Aamiin," tambahnya.

Berbagai bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini di Indonesia, seperti banjir di Kalsel dan gempa di Sulbar. Hal ini mendorong berbagai pihak di Jatim untuk terus memberikan kontribusi dan bantuan bagi para korban.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Sekadar diketahui, bantuan 20 ton beras untuk Sulbar dan Kalsel itu datang dari PT Jaya Kirana Sakti. Bantuan tersebut diserahkan kepada Pemprov Jatim, untuk kemudian akan didistribusikan kepada para korban bencana alam di Kalsel dan Sulbar.

Bantuan diterima langsung oleh Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono di halaman depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan 110 Surabaya, Selasa (19/1/2021) lalu. Penyerahan bantuan ini disambut baik oleh Sekdaprov Jatim.

Mewakili gubernur, ia menyampaikan terima kasih. Menurutnya, bantuan ini akan didistribusikan kepada para korban bencana alam di Kalsel dan Sulbar.

Heru mengatakan, sesuai arahan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pemprov Jatim juga akan memberikan bantuan untuk dua daerah tersebut berupa uang masing-masing sebesar Rp 1 miliar.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Sementara Direktur Utama PT Jaya Kirana Sakti, Gagah Eko Wibowo, mengatakan, dalam satu minggu ini di Indonesia mengalami rangkaian bencana alam baik di Kalsel dan Sulbar. Untuk itu, pihaknya tergerak untuk memberikan sumbangsih untuk korban bencana.

Tidak hanya itu, 20 ton beras bantuan tersebut merupakan hasil dari para petani di Kediri dan termasuk program pemulihan ekonomi dampak Covid-19.

"Kami mendengar Pemprov Jatim melalui BPBD akan mendistribusikan bantuan untuk daerah tersebut. Beras yang kami berikan ini berupakan beras dari petani kediri yang merupakan program pemulihan ekonomi. Semoga usaha kami ini bisa sedikit memberikan sumbangsih bagi korban bencana alam," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.