Selasa, 16 Jun 2026 15:55 WIB

Alun-alun Kota Probolinggo Ditutup Satu Tahun, Ini Alasannya

Alun-alun Kota Probolinggo ditutup
Alun-alun Kota Probolinggo ditutup

jatimnow.com - Proses revitalisasi Alun-alun Kota Probolinggo sisi dalam sudah tuntas. Meski begitu, warga dilarang masuk ke dalam, karena dikhawatirkan membuat rusak rumput yang baru ditanam.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Probolinggo, Rahman Kurniadi mengatakan, penutupan alun-alun dilakukan selama satu tahun ke depan.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Rumput yang ditanam di dalam alun-alun masih dalam proses pemeliharaan. Jadi selama satu tahun, alu-alun akan ditutup," kata Rahman usai rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Senin (18/1/2021).

Rahman menambahkan, area yang ditanami rumput tersebut sudah diberikan tanda peringatan untuk tidak diinjak karena masih masa pemiliharaan.

"Agar rumput yang ditanam bisa tumbuh subur, sampai rumput kuat untuk diinjak," jelasnya.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Untuk menjaga agar rumput tetap tumbuh subur, Rahman menyebut bahwa pihaknya melalui konsultan pengawas setiap hari akan melakukan pemantauan.

"Kalau memang ada laporan nanti akan ditindaklanjuti lagi," tegasnya.

Baca Juga: Potensi PAD Parkir dan PKB Kota Probolinggo Ratusan Juta Bocor ke Kabupaten

Rahman mengaku, selama proses pembangunan alun-alun rampung 100 persen, pihaknya akan tetap menutup lokasi alun-alun agar tidak dikunjungi warga.

"Untuk pembangunan tahun ini, proyek alun-alun akan dilanjutkan di sisi utara, tepatnya di area PKL," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.