Minggu, 14 Jun 2026 11:52 WIB

13 Kali Menjambret, Bandit Jalanan di Kota Pasuruan Ditembak

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 18 Jan 2021 16:24 WIB
Bandit jalanan dan barang bukti dibeber di Mapolres Pasuruan Kota
Bandit jalanan dan barang bukti dibeber di Mapolres Pasuruan Kota

jatimnow.com - Seorang bandit jalanan yang sudah 13 kali beraksi di Pasuruan Raya akhirnya tumbang setelah kaki kanannya ditembak polisi. Bandit itu sudah dijebloskan ke penjara.

Bandit jalanan itu bernama Misto (28), warga Desa Grati Tunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Tersangka terpaksa kami tembak karena melawan saat ditangkap. Hasil penyelidikan kami membuktikan tersangka telah melakukan penjambretan di 13 TKP wilayah hukum kami," jelas Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman, Senin (18/1/2021).

Menurut Arman, perburuan terhadap Misto dilakukan setelah dia teridentifikasi melakukan penjambretan terhadap Yanti (25), warga Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan pada 13 November 2020.

Saat itu korban dan anaknya dibonceng suami dengan motor melintas di Jalan Raya Pasuruan-Probolinggo, Desa Kawisrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Sampai di TKP itu, tas berisi dompet dan handphone (HP) yang dibawa korban dirampas pelaku dan seorang temannya. Setelah berusaha mengajar tapi tak berhasil, korban melapor ke polisi.

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Dari laporan itu, Satreskrim Polres Pasuruan Kota melakukan penyelidikan. Meski licin bak belut, Misto akhirnya disergap saat berada di Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati.

"Saat dilakukan penangkapan oleh Tim Resmob, tersangka ini melawan, sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur pada bagian kaki kanannya," ungkap Arman.

Arman menambahkan, dalam pemeriksaan Misto mengaku bahwa selama ini dia menjambret bersama dua temannya secara bergantian. Dua teman Misto yang berinsial DN dan BR itu kini sudah masuk DPO Satreskrim Polres Pasuruan Kota.

Baca Juga: Beli Cash Rp 1,3 M, Mobil Mewah Warga Surabaya Malah Mau Dirampas DC

"DN dan BR yang secara bergantian menemani tersangka Misto menjambret. Kedua pelaku itu masih kita selidiki keberadaannya," tegasnya.

Selain menangkap Misto, Tim Resmob juga membekuk seorang penadah bernama Satoha (23), warga Desa Grati Tunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Penadah inilah yang selama ini membeli barang hasil rampasan Misto cs.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.