Rabu, 17 Jun 2026 22:01 WIB

Minuman Empon-empon Jadi Trend, Penjualan Gula Merah di PIOS Meningkat

Gula merah tersedia di PIOS
Gula merah tersedia di PIOS

jatimnow.com - Penjualan gula merah atau gula Jawa di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) mengalami peningkatan di tengah Pandemi Covid-19 atau sejak pertengahan Maret 2020 lalu.

Salah satu pedagang gula merah di PIOS, Maksum mengatakan salah satu pemicu meningkatnya penjualan dikarenakan tingginya minat masyarakat mengkonsumsi minuman tradisional berbahan empon-empon.

Baca Juga: DPRD Surabaya: Wilayah Perbatasan Kita Pastikan Tidak Tertinggal

"Sejak ada Virus Corona, minuman tradisional dari empon-empon jadi trend. Dan minuman empon-empon biasanya menggunakan pemanis gula Jawa," kata Maksum, Sabtu (16/1/2021).

Banyaknya masyarakat yang mengkonsumsi minuman tradisional itulah membuat penjualan gula Jawa di lapaknya mengalami peningkatan.

"Karena banyak yang membutuhkan akhirnya penjualan gula Jawa kami meningkat," jelasnya.

Pedagang asal Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu membeberkan sebelum Pandemi Covid-19, untuk penjualan gula Jawa di lapaknya rata-rata per hari bisa menjual sekitar 150 kilogram.

Namun sejak Pandemi Corona terjadi, tidak jarang penjualannya mencapai 200 kilogram gula merah per hari.

Baca Juga: Pasar Induk Surabaya Sidotopo: Bersih, Aman, Nyaman dan Fasilitasnya Keren

Untuk harga gula Jawa saat ini di PIOS, yang berukuran besar sekitar Rp 15 ribu per kilogram. Sedang untuk gula Jawa dengan ukuran yang lebih kecil dibanderol Rp 17 ribu per kilogram.

"Selain kemasan 1 kilogram kami juga menyediakan kemasan yang 5 kilogram dan 10 kilogram," ujarnya.

Maksum menambahkan jika stok gula Jawa yang tersedia di lapaknya tersebut merupakan gula Jawa yang diproduksi dari Kabupaten Lumajang.

Baca Juga: Harga Cabai di Pasar Induk Porong Sidoarjo Berangsur Turun, Hanya Rp50 Ribu/Kg

"Pengirimannya biasanya seminggu sekali," pungkasnya.

 

Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.