Jumat, 12 Jun 2026 08:18 WIB

BPBD Sebut Bencana Alam di Ponorogo Menurun

jatimnow.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat jumlah bencana alam tahun 2020 di Bumi Reog mengalami penurunan dibandingkan 2019.

"Tahun 2019, jumlah bencana alam di Ponorogo ada 194 kali. Sedangkan di tahun 2020, terjadi 170 kali bencana alam. Ada penurunan," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, Sabtu (16/1/2021).

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Ia menjelaskan, menurunnya jumlah bencana alam di Ponorogo karena siklus musim yang tidak sama antara tahun 2019 dan 2020.

Menurutnya, tahun 2019 musim kering relatif lebih panjang dibandingkan dengan 2020. Sebaliknya pada tahun 2020 musim hujannya lebih panjang.

"Karena itu bisa menjadi faktor penurunan bencana," ujar dia.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Ia memaparkan, tahun 2019 terjadi 26 kali longsor, banjir 34 kali, kekeringan terjadi di 10 titik, kebakaran 39 kali, angin besar 79 kali, dan tanah retak 6 titik.

Sedangkan di tahun 2020 tercatat ada 52 kali tanah longsor, banjir di 53 titik dan kekeringan di 1 titik. Sedangkan kebakaran ada 18 kali, angin besar 43 titik, dan tanah retak di 3 titik.

"Pada tahun 2020, mayoritas bencana yang terjadi adalah bencana hidrometeorologi, yaitu banjir dan tanah longsor," lanjut dia.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Budi menyebutkan daerah yang paling sering mengalami tanah longsor adalah Kecamatan Ngrayun karena letak geografinya. Saat ini, ia mengaku yang menjadi fokus pengawasan BPBD adalah potensi tanah gerak dan tanah longsor di empat titik.

"Yang pertama di Desa Talun, Kecamatan Ngebel lalu Desa Banaran, Kecamatan Pulung, dan Desa Tugurejo serta Desa Tugunongko di Kecamatan Slahung," tandasnya sambil menyebut untuk banjir, yang menjadi langganan adalah Kecamatan Siman, Kecamatan Kauman, dan Kecamatan Ponorogo.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.