Selasa, 16 Jun 2026 21:28 WIB

Syekh Ali Jaber akan Dimakamkan di Ponpes Daarul Quran

Syekh Ali Jaber memberikan tausyiah pada acara Milad Yayasan Nuurun Nisaa di Cihanjuang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (11/10/2020) (Foto: Abdan Syakura/Republika)
Syekh Ali Jaber memberikan tausyiah pada acara Milad Yayasan Nuurun Nisaa di Cihanjuang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (11/10/2020) (Foto: Abdan Syakura/Republika)

jatimnow.com - Pendakwah asal Madinah, Syekh Ali Jaber akan dimakamkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfiz Daarul Qur'an (Daqu) di Cipondoh, Tangerang. Pendiri Daqu, Ustaz Yusuf Mansur, mengonfirmasi rencana tersebut.

"Atas permintaan Syeikh Muhammad dan keluarga, beliau dimakamkan di Darul Qur'an," kata Yusuf Mansur, Kamis (14/1/2021).

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

Proses pemakaman kata dia akan berlangsung pada sore nanti. Yusuf Mansur keinginan tersebut adalah sebuah kehormatan dan kemulian untuk Daqu.

"Syeikh Muhammad merasa Daqu rumahnya Syeikh Ali," ujar dia.

Sebelumnya Yusur Mansur turut berduka cita atas kepergian Syekh Ali Jaber lewat unggahan video di Instagramnya. Dia mengatakan Syekh Ali Jaber telah menjalani perawatan kurang lebih 16 hingga 17 hari.

Baca juga:  Syekh Ali Jaber Wafat

Saat mendapat kabar tentang kondisi kritis Syekh Ali, ia mengatakan dia segera menyebar pesan yang meminta permohonan doa kepada para ulama dan pemimpin pondok pesantren di Indonesia.

"Insya Allah beliau syahid. Kita kehilangan ahli Alquran, pejuang Alquran, seorang da'i yang ikhlas meninggalkan negaranya untuk Indonesia, mau pindah kewarganegaraan untuk Indonesia," ucap Yusuf Mansur dalam unggahan video di akun Instagramnya.

Baca Juga: Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

Kemudian, dia memohon agar Syekh Ali disholatkan gaib di masjid-masjid, mushala, pesantren, dan oleh para santri yang belum libur. Ia juga menegaskan bahwa ia dan para ulama lainnya akan memperjuangkan apa yang sudah diperjuangkan Syekh Ali Jaber.

Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada Kamis (14/1) pukul 08.30 WIB. Sebelumnya dia menjalani perawatan akibat terpapar Covid-19. Sebelum meninggal, Syekh Ali Jaber sudah dinyatakan negatif Covid-19.

 

Lihat Artikel Asli

Baca Juga: Bocah 7 Tahun yang Hanyut di Selokan Driyorejo Ditemukan Meninggal

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.