Senin, 15 Jun 2026 00:16 WIB

Mantan Ajudan Jokowi Jadi Calon Tunggal Kapolri

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (Foto: ANTARA/Galih Pradipta via Republika)
Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (Foto: ANTARA/Galih Pradipta via Republika)

jatimnow.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kepala Polri (Kapolri) menggantikan Jenderal Idham Azis yang pensiun per 1 Februari 2021.

Keputusan itu tertuang dalam surat presiden (surpres) yang diserahkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno kepada DPR pada Rabu (13/1/2021) siang.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Presiden menyampaikan usulan pejabat Polri ke depan dengan nama tunggal, yaitu Bapak Drs Listyo Sigit Prabowo," ujar Ketua DPR RI, Puan Maharani di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

Setelah penunjukan, DPR dijadwalkan menggelar rapat pimpinan dan Badan Musyawarah (Bamus) terkait penunjukan tersebut. Sehingga legislator dapat menunjuk Komisi III DPR untuk segera melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.

"DPR akan menjalankan proses tersebut sesuai ketentuan perundang-undangan dan mekanisme yang berlaku dan kita akan dapat segera mengetahui apakah Kapolri yang ditunjuk Presiden mendapatkan persetujuan dari DPR," ujar Puan.

Ketua Komisi III DPR Herman Hery agar pelaksanaan uji kelayakan dan kepatuhan dapat dilakukan pada Senin (18/1/2021) atau Selasa (19/1/2021).

"Kalau bisa hari Kamis (14/1) kami sudah bisa mengundang RDPU dengan Kompolnas dan PPATK itu jadwal kami tadi berdasarkan rapat internal. Kalau bisa, Senin atau Selasa sudah bisa fit and proper test, itu konsep kami," ujar Politikus PDIP itu.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Tebar Kurban untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo

Listyo memiliki kedekatan dengan Presiden Jokowi. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991. Pada 2010 Listyo menjadi Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Semarang.

Kemudian pada 2011, ia menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta saat Jokowi masih menjadi Wali Kota Solo. Saat Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta, Listyo dirotasi menjabat sebagai Asubdit II Dit Tipdum Bareskrim Polri.

Kedekatan dengan Jokowi berlanjut, saat Listyo menjadi ajudan Presiden pada 2014. Setelah tak menjadi ajudan, Listyo menduduki sejumlah jabatan di kepolisian, yakni Kapolda Banten pada 2016-2018 dan Kadiv Propam Polri pada 2018-2019 sebelum diangkat menjadi Kabareskrim Polri.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.