Jumat, 19 Jun 2026 05:47 WIB

Satu Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 adalah Kopilot NAM asal Surabaya

Ayah Fadly Satrianto, Sumarzen Marzuki saat ditemui di rumahnya Jalan Tanjung Pinang 72A, Surabaya
Ayah Fadly Satrianto, Sumarzen Marzuki saat ditemui di rumahnya Jalan Tanjung Pinang 72A, Surabaya

jatimnow.com - Salah satu nama yang masuk dalam manifest Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di Kepulauan Seribu adalah Fadly Satrianto (28), warga Jalan Tanjung Pinang 72A, Surabaya.

Ayah Fadly, Sumarzen Marzuki (63) menyebut bahwa anak bungsunya itu merupakan Kopilot NAM Air yang merupakan anak perusahaan Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Direktur Operasi NAM Air menelepon kami dan meminta maaf. Fadly ini dengan satu tim 6 orang ditugasi ke Pontianak untuk membawa pesawat NAM dari Pontianak ke tujuan lain," ujar Marzuki ditemui di rumahnya, Minggu (10/1/2021).

Marzuki melanjutkan, dalam waktu yang ditentukan, tidak ada pesawat NAM yang menuju Pontianak. Sehingga Fadly dan tim naik Sriwijaya Air SJ-182.

Baca juga: 

"Statusnya extra crew di situ untuk mengambil pesawat ke Pontianak dibawa ke tempat lain," tambah Marzuki.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Fadly merupakan anak ketiga Marzuki. Menurut Marzuki, Fadly merupakan lulusan Sarjana Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Setelah lulus, Fadly mengambil pendidikan di NAM Air selama satu tahun 6 bulan.

"Tiga tahun lalu bekerja di NAM Air. Sekolah di NAM Air di Bangka Belitung," jelasnya.

Marzuki menambahkan, kontak terakhir Fadly dengan keluarga yaitu sekitar pukul 08.00 Wib, Sabtu (9/1/2021). Memang Fadly selalu memberikan kabar setiap akan berangkat tugas.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Marzuki dan keluarga besarnya berharap Fadly ditemukan dalam keadaan selamat.

"Harapan kami keluarga besar, bisa diketemukan putra kami dan termasuk yang (penumpang) lain juga, dalam keadaan selamat. Kalau Allah SWT berkehendak lain, kita harus mengikhlaskan. Kita ikhlas, musibah kecelakaan yang tidak perlu kita sesali dan ini adalah suatu kejadian," ungkap dia.

Suasana rumah Fadly Satrianto di Jalan Tanjung Pinang 72A, SurabayaSuasana rumah Fadly Satrianto di Jalan Tanjung Pinang 72A, Surabaya

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.