Minggu, 07 Jun 2026 09:59 WIB

Menikmati Keindahan Alam Mojokerto dari Ketinggian Paramotor

Menjadi penumpang paramotor sembari menikmati keindahan alam Mojokerto (Foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Menjadi penumpang paramotor sembari menikmati keindahan alam Mojokerto (Foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Matahari mulai menyinari Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Minggu (10/1/2021). Paramotor terlihat terbang berkeliling di atas areal persawahan desa tersebut.

Paramotor itu dikendalikan oleh Muhammad Akbar yang akrab disapa Ilung, seorang atlet paralayang nasional asli warga Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Raperda Keolahragaan Jawa Timur dan Ujian Tata Kelola Olahraga yang Berkeadilan

Pria berusia 36 tahun itu berlatih paramotor di tanah kosong dengan berkeliling di atas hamparan sawah. Beberapa atlet paralayang muda asuhan Ilung juga berada di lokasi.

"Biasanya satu kali seminggu. Untuk keperluan atlet paralayang muda saat ini masih belajar teknik dasar. Karena minggu ketiga Januari ada diklat dari provinsi," ujar Ilung di lokasi.

Ayah tiga anak itu pun mengajak reporter jatimnow.com mencoba naik paramotor. Ilung berada di belakang sebagai pilot, sementara penumpang berada di depan.

Ilung dan para atlet muda paramotor berlatih di Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten MojokertoIlung dan para atlet muda paramotor berlatih di Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto

"Kalau boncengan, berat badan pilot 60 kilogram penumpang maksimal 80 kilogram. Untuk penumpang tidak ada batasan usia yang penting sehat jasmani dan rohani," terangnya.

Bermodalkan mesin Vittorazi Monster dari Italia seharga Rp 100 juta, pria bertubuh tinggi itu membawa terbang reporter jatimnow.com dengan paramotor.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Tadi kita berada di ketinggian sekitar 150 meter. Kisaran 5 menit kita terbang tadi," ungkapnya.

Ketika berada di ketinggian 150 meter, pemandangan alam dan hamparan sawah hijau yang indah tampak terlihat jelas.

Menurut Ilung, di masa Pandemi Covid-19, Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) memberikan surat agar tidak melakukan latihan dan kegiatan.

"Dari tanggal 24 Desember hingga 7 Januari 2021 tidak boleh latihan, terbang di manapun atau kegiatan apapun untuk mencegah penyebaran Virus Corona," bebernya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Ilung dan para atlet muda paramotor berlatih di Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten MojokertoIlung dan para atlet muda paramotor berlatih di Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto

Saat ini, Ilung melatih 6 atlet muda asli Mojokerto. Menurutnya, agar menjadi atlet, usia minimal berlatih 14 tahun dan maksimal 19 tahun.

"Kalau mau gabung monggo kita terbuka, tapi biaya mandiri karena dukungan dari kabupaten sangat kecil dan tidak bisa maksimal. Untuk penghobi monggo, untuk bupati yang baru saya berharap beliau mendukung kegiatan olahraga karena atlet Mojokerto sangat berpotensi," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.