Minggu, 14 Jun 2026 14:23 WIB

Pembunuh Fotografer Bangkalan Ditangkap, 1 Peleton Dalmas Dikerahkan

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 05 Jan 2021 21:28 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Setelah menangkap pelaku pembunuhan terhadap Hayatunddin (32) seorang fotografer warga Dusun Buselah, Desa Dabung, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, kepolisian sempat mengerahkan satu peleton Dalmas ditempatkan Mapolsek Geger.

"Sebanyak satu peleton Dalmas kita BKO-kan (tugaskan) ke Polsek (Geger) untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto, Selasa (5/1/2021).

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Didik menerangkan, polisi terus melakukan pendekatan persuasif ke keluarga korban, untuk ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban dan menyerahkan sepenuhnya penyelidikan dan penyidikan kasus terbunuhnya Hayatunddin.

"Satreskrim Polres Bangkalan membantu Polsek Geger, untuk menyelidiki kasus pembunuhan tersebut," tuturnya.

Baca juga:  

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

"Kami juga berkoordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, sehingga kurang dari 12 jam terduga pelaku diamankan," tambah mantan Kapolres Pacitan ini.

Sekitar pukul 12.30 Wib, Senin (4/1/2021), korban dibacok paha kirinya saat berada di warung depan rumah tersangka. Korban meninggal dunia ketika dalam perawatan di puskesmas.

Usai melakukan pembacokan, tersangka Nardi (35) warga Desa Lerpak, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan hendak melarikan diri ke Surabaya. Dalam perjalanannya, dia ditangkap Tim Satreskrim Polres Bangkalan saat berada di Jalan Akses Jembatan Suramadu, Burneh, Bangkalan.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Tim gabungan Satreskrim dan anggota Polsek Geger yang dipimpin Kasatreskrim AKP Agus Sobarnapraja menangkap pelaku sekitar pukul 23.00 Wib hari itu atau kurang dari 12 jam.

"Setelah pelaku tertangkap dan kami memberikan pemahaman kepada keluarga korban, satu peleton Dalmas kita tarik kembali ke polres," jelas Alumni Akpol 1999.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.