Rabu, 17 Jun 2026 04:33 WIB

Bayi di Ponorogo Tewas Dipukul, Ibu dan Kekasihnya Diamankan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 29 Des 2020 13:49 WIB
Polisi membawa ibu yang diduga memukul bayinya hingga tewas
Polisi membawa ibu yang diduga memukul bayinya hingga tewas

jatimnow.com - Kasus bayi tewas diduga dipukul dibunya lalu dibuang di Ponorogo terus didalami dan dikembangkan. Setelah mengamankan YS (20) ibu bayi perempuan itu, polisi juga menggiring NH (27) kekasih YS.

"YS adalah ibu yang melahirkan kemudian memukul bayinya itu. Kalau NH adalah pacar dari YS," ujar Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hendy Septiadi, Selasa (29/12/2020).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Hendy menyebut, YS dan NH diamankan sesaat setelah pihaknya melakukan identifikasi dan meminta keterangan sejumlah saksi.

"YS mengaku sendiri bahwa memang dia yang melahirkan bayi itu. YS menyebut bayi itu hasil hubungan gelap dengan pacarnya NH," jelasnya.

Baca juga:  Bayi Perempuan di Ponorogo Tewas Diduga Dipukul Ibunya Lalu Dibuang

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Menurut Hendy, yang menemukan mayat bayi itu adalah nenek dari YS, yang sehari-hari tinggal bersama YS dan adiknya. Sang nenek itu tidak mengetahui jika YS hamil.

"Sehingga tidak ada yang curiga korban melahirkan. Sampai ada darah banyak di kamar mandi, neneknya masih mengira itu darah haid," tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, bayi berjenis kelamin perempuan itu memiliki berat sekitar 4 kilogram, panjang 51 sentimeter dan ari-arinya masih menempel.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Diduga bayi itu dipukul hingga meninggal dunia," tambah Hendy.

Bayi itu dibuang YS di belakang rumah neneknya, tepatnya di tumpukan kayu. YS melahirkan sendirian saat neneknya pergi ke pasar.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.