Jumat, 19 Jun 2026 20:04 WIB

Ribuan Pelayat Antarkan Habib Hasan Assegaf ke Peristirahatan Terakhir

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 28 Des 2020 12:35 WIB

jatimnow.com - Ribuan pelayat datang padati prosesi pemakaman tokoh agama Habib Hasan Bin Muhammad Bin Hud Assegaf di Masjid Jami Al-Anwar, Alun-alun Kota Pasuruan, Minggu (27/12).

Para pelayat mengiringi Habib Hasan Assegaf mulai dari kedatangan, salat jenazah hingga dimakamkan di komplek pemakaman masjid terbesar di Kota Pasuruan itu.

Baca Juga: Mas Adi Mengapresiasi dan Mendukung Lomba Panah Kota Pasuruan

Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat melalui keterangan tertulisnya menerangkan jika kejadian itu di luar dugaan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan.

"Kejadian seperti kemarin pada pemakaman Habib Hasan memang di luar dugaan kami," tulis Kokoh, Senin (28/12/2020).

Ia mengakui jika sosok Habib Hasan adalah tokoh agama Islam yang disegani. Ini yang memicu umat muslim Kota Pasuruan berduyun-duyun datang melayat.

"Beliau memang tokoh agama yang disegani sehingga masyarakat dalam jumlah yang sangat besar ingin mengikuti pemakaman beliau," ujar dia.

Baca Juga: Upacara Peringatan HUT PMI Ke-78, Mas Adi Ingin Insan PMI Terus Maksimalkan Peran di Masyarakat

Disebutkannya jika Pemkot Pasuruan melalui Tim Satgas Covid juga melakukan pengawalan. Berdasarkan pantauan, masyarakat yang hadir di pemakaman telah menggunakan masker meski sulit untuk menjaga jarak.

"Seperti terlihat di area Alun-alun dan sekitarnya, masyarakat yang hadir sebagian sangat besar telah menggunakan masker, meskipun sulit untuk melakukan jaga jarak," ungkapnya.

Tim Satgas pun hanya bisa berharap agar tidak terjadi klaster baru dalam pemakaman tokoh besar agama di Kota Pasuruan ini.

Baca Juga: Wawali Pasuruan Harapkan Gerak Cepat Turunkan Angka Prevalensi Stunting

"Kita berharap dan berdoa, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terkait penyebaran Covid-19," tukasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.