Kamis, 18 Jun 2026 17:43 WIB

Lagi, Bocah Laki-laki Ditemukan Tewas Terseret Banjir Kali Lamong

jatimnow.com - Korban tewas karena hanyut terseret banjir Kali Lamong, Gresik kembali ditemukan, Rabu (16/12/2020).

Korban adalah bocah laki-laki berusia 12 tahun bernama Alvareno Eka Aditya asal Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik yang sebelumnya dikabarkan hanyut terseret banjir Kali Lamong pada Senin (14/12) lalu.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Baca juga: Dilaporkan Hanyut Terseret Banjir, Gadis di Gresik Ditemukan Tewas

Kepala Desa Sukorejo, Fatkhur Rokhman mengatakan peristiwa itu berawal saat Reno bersama tiga rekannya bermain di Kalam Mangrove, sebuah tempat wisata milik Pemdes Sukorejo.

"Reno saat itu bersama tiga orang temannya main di Kalam Mangrove. Di sana hanya Reno yang mandi, sedang tiga temannya tidak ikut mandi," kata Fatkhur.

Saat itu diketahui sungai Kali Lamong sedang deras dan Reno pun terseret hanyut terbawa arus. Ketiga temannya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

"Begitu mendapat laporan dari warga kami langsung menghubungi BPBD dan Polairud. Sore itu juga tim SAR dari Polairud datang ke lokasi kejadian. Sedang tim SAR BPBD masih fokus menangani korban banjir di Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang," jelasnya.

Fatkhur melanjutkan jika pencarian hari pertama dilakukan hingga malam hari. Namun karena belum menemukan tanda-tanda maka pencarian dihentikan. Pencarian kembali dilakukan pada Selasa pagi (15/12). Namun pencarian dihari kedua ini pun belum membuahkan hasil.

"Dan di hari ketiga kurang lebih pukul 07.00 Wib, jenazah korban ditemukan terapung sekitar satu kilometer arah timur dari Kalam Mangrove. Lokasi ditemukannya jenazah korban sudah dekat dengan muara," papar Fatkhur.

Baca Juga: 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

Tim SAR kemudian mengevakuasi jenazah itu dan dibawa ke rumah orang tua korban yakni Muhammad Nafik dan Maria Ulfa yang terletak di RT 4 Desa Sukorejo untuk disalatkan dan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.

"Saya turut prihatin dengan kejadian ini. Sebab pagi hari sebelum peristiwa hanyutnya Reno, juga ada korban lain yang hanyut akibat banjir Kali Lamong di Kecamatan Benjeng. Semoga dengan kejadian ini pemerintah bisa segera memperbaiki kondisi Kali Lamong agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari," pungkas Fatkhur.

 Sebelumnya gadis bernama Nafisah (12) yang sebelumnya dilaporkan hanyut terseret banjir Kali Lamong, Gresik juga ditemukan tewas pada Senin (14/12) lalu. 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.