Rabu, 17 Jun 2026 09:48 WIB

Sulap Hutan Belantara, Pemdes ini Buat Wisata Sumorobangun Flowers

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 13 Des 2020 17:48 WIB

jatimnow.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Biting, Kecamatan Badegan, Ponorogo menyulap hutan belantara di Jalan Raya Perbatasan Wonogiri - Ponorogo menjadi tempat wisata Sumorobangun Flowers (SBF).

Wisatawan cukup membayar Rp 5 ribu untuk tiket masuk sekaligus parkir. Di tempat wisata ini, para wisatawan dapat berfoto dengan spot menarik dan terdapat jembatan gantung warna-warni.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"SBF ini ada wahana Jembatan Pelangi, jembatan gantung yang dicat warna-warni. Ada juga wisata edukasi rajang tembakau, seni karawitan, seni tari, bumi perkemahan dan rumah singgah (home stay)," kata Kepala Desa Biting, Bambang Warsito, Minggu (13/12/2020).

Selain itu, jika di hari Minggu atau libur maka wisatawan akan dihibur dengan campursari dari warga. Nantinya para pengunjung dapat menyumbang seikhlasnya.

Hiburan itu untuk memberdayakan agar dapat meningkatkan perekonomian warga dengan wisata.

"Area parkir luas serta dilengkapi fasilitas kamar mandi pun semakin menambah kenyamanan wisatawan. Lokasi yang mempunyai luas 0,5 hektare ini menawarkan bermacam-macam jenis bunga," urainya.

"Wisatawan itu biasanya berasal dari para pengendara yang melintas ke Jawa Tengah lewat Desa Biting, Kecamatan Badegan. Mulai dari warga Malang, Surabaya maupun dari Wonogiri, Solo," ujar dia.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Bambang juga mengakui jika pengunjung juga berasal dari Yogyakarta. Wisatawan lokal itu menyebut jika mereka tertarik setelah melihat keindahan tempat wisata itu.

"Pengunjung bisanya meningkat kalau weekend. Biasanya mencapai 1.500 pengunjung saat hari Minggu. Kalau hari biasa 500 orang," terangnya.

Tempat wisata baru ini direncanakan akan berkoordinasi dengan pihak pengelola Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo untuk pemberian bronjong di sepanjang aliran sungai.

"Inginnya kalau sudah dibronjong, nanti ada arena kuda juga di sana buat menarik wisatawan datang," tandas Bambang.

Baca Juga: Pariwisata RI Terancam Konflik Global, Ini Strategi Amankan Turis

Salah satu wisatawan asal Wonogiri, Wulandari Arum mengaku baru pertama kali datang ke SBF. Dia penasaran dengan taman bunga dan spot foto.

"Saya tadi ngajak teman buat refreshing bersama karena lama nggak keluar jadi cari lokasi wisata yang dekat," kata Arum.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.