Sabtu, 20 Jun 2026 18:19 WIB

Pandemi Covid-19

Geliat Bisnis Tanaman Hias Kota Batu hingga Tembus Pasar Luar Negeri

Pedagang tanaman hias di Kota Batu
Pedagang tanaman hias di Kota Batu

jatimnow.com - Bisnis tanaman hias di Kota Batu berkibar di tengah Pandemi Covid-19. Baik petani atau pedagang dapat meraih keuntungan hingga puluhan juta rupiah setiap bulannya. .

Banyaknya permintaan dari dalam negeri maupun luar negeri membuat harga tanaman pun berubah. Tak pelak minimal keuntungan Rp 10 juta hingga Rp 30 juta pun bisa mereka kantongi.

Baca Juga: Indowood Expo 2026 Dibuka di Surabaya, Jatim Bidik Pasar Ekspor Global

"Bukan naik harganya. Kalau naik misal dari harga Rp 10 ribu jadi Rp 12-20 ribu, tapi ini meningkat mencapai 500 persen atau yang harga Rp 10 ribu jadi Rp 50 ribu bahkan ada juga beberapa jenis yang menyentuh harga Rp 100 ribu," jelas salah satu petani tanaman hias di Sentra Tanaman Hias, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Mochamad Setiawan Putra, Sabtu (12/12/2020).

Imbas dari perubahan harga membuat petani atau pedagang untung berkali-kali lipat. Putra pun menambahkan, bukan hanya satu atau dua jenis saja yang naik, tapi semua jenis tanaman hias.

Terutama beberapa jenis anthurium spesies seperti veitchii, faustomirandae, selendang, dan sebagainya. Lalu kuping gajah misalnya lidah gajah, karet, buta dan lainnya.

Kemudian jenis philodendron misalnya monstera, kabel busi, janda bolong, sudiroi, melano, florida ghost, dan banyak lagi. Selanjutnya jenis sansevieira trifasciata contohnya california, golden wendys, green mould variegata, dan lain-lain.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Apalagi tanaman tersebut variegata atau memiliki kelainan pigmen warna daun yang semula hijau biasa ada corak warna putih atau kuningnya. Harga bisa naik mencapai 50 kali lipat untuk semua jenis.

"Contohnya monstera variegata putih per daun bisa Rp 5 juta. Kalau variegatanya warna kuning per daun bisa sampai Rp 10 juta. Ada juga janda bolong variegata perdaun bisa mencapai Rp 20-30 juta," terangnya kembali.

Semua tanaman itu berubah harganya disebabkan stok semakin menipis di Kota Batu, bahkan di Indonesia. Hukum dagang pun berlaku, saat banyak permintaan stok barang menipis harga pun naik tajam.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Putra mengaku optimis harga tak mungkin bisa turun karena semua tanaman itu dikirim ke mancanegara seperti Amerika, Kanada, Eropa, Jepang, dan banyak negara lainnya. 

"Untuk pemasaran gak bingung selain memanfaatkan media sosial seperti Facebook dan Instagram, jejaring pertemanan juga sangat berpengaruh dalam penjualan. Kadang pembeli mendatangi tempat saya secara langsung. Kalau eksport melalui teman di Jakarta, kendala kita tidak memiliki izin. Bila ada izin petani di Kota Batu dipastikan bisa mendapat untung berkali-kali lipat," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.