Rabu, 17 Jun 2026 22:00 WIB

Pandemi Covid-19

Laporan Kehilangan, Warga Desa di Pacitan Kini Cukup Lewat WhatsApp

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 01 Des 2020 10:56 WIB

jatimnow.com - Bhabinkamtibmas Desa Sedayu, Polsek Arjosari-Polres Pacitan, Briptu Didin Girang Pramuda memberikan pelayanan kepada warga dalam mengurus surat keterangan kehilangan cukup melapor ke nomor WhatsApp (WA) miliknya. Warga yang kehilangan tidak perlu lagi datang ke kantor polisi.

"Formatnya berisi nama, NIK, tempat tanggal lahir, pekerjaan, alamat serta surat kehilangan apa yang akan diurus dengan mengirimkan berkas pendukung berupa file seperti foto copy KTP dan lainnya," ujar Didin, Selasa (1/12/2020).

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

Ia melanjutkan, nantinya operator di desa selanjutnya akan membuat surat pengantar untuk menguatkan bahwa warga desa tersebut telah kehilangan barang atau surat, soft file dan hasil cetak untuk arsip Polsek.

"Nanti saya akan membuatkan Surat Tanda Lapor Kehilangan (STLK) sesuai dengan buku register kehilangan Polsek," terangnya.

Baca Juga: Puluhan Personel Polres Tulungagung Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolres

Kemudian STLK itu akan diserahkan kepada warga yang kehilangan dan kemudian Bhabinkamtibmas akan memberikan blanko kunjungan kepada warga untuk di isi.

"Ini memberikan kemudahan dalam pelayanan kepada warga masyarakat, mencegah berkembangnya Pandemi Covid-19 dan sekaligus sebagai sarana berinteraksi dengan warga dalam memberikan pesan kamtibmas," ujar dia.

Baca Juga: Terungkap! Tim Reformasi Polri Akui Akar Masalah Ada pada Etika Polisi

Sementara itu, Kabidhumas Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan apresiasi terhadap inovasi atau terobosan yang dilakukan Briptu Didin GP dalam rangka memberikan pelayanan bagi masyarakat.

"Dengan cara begini Polri akan lebih dekat dengan masyarakat, mempermudah menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan akan memberikan dampak keguyuban dalam menciptakan kondusivitas kamtibmas dalam masyarakat. Apalagi dalam waktu dekat akan dilaksanakan Pilkada Serentak 2020," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.