Jumat, 19 Jun 2026 10:06 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Ketua RT Kompak Bantah Pernyataan Armudji Soal Kucuran Dana Rp 187 Juta

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 28 Nov 2020 19:33 WIB
Armudji (kanan) saat penyerahan surat rekomendasi PDIP di Taman Harmoni, Surabaya (Foto: Dok. jatimnow.com)
Armudji (kanan) saat penyerahan surat rekomendasi PDIP di Taman Harmoni, Surabaya (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Para Ketua Rukun Tetangga (RT) di Surabaya kompak membantah pernyataan Calon Wakil Wali Kota Surabaya, Armudji yang menyebut bahwa Pemerintah kota (Pemkot) Surabaya telah mengucurkan dana sebesar Rp 187 juta per RT.

Pernyataan itu disampaikan Armudji dalam Debat Publik ke-2 Pilwali Surabaya 2020 yang digelar KPU setempat pada 18 November 2020.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Bantahan para ketua RT ini disampaikan lantaran apa yang disampaikan Armudji itu tidak sesuai fakta. Bahkan sejumlah RT di Surabaya mengaku, untuk pembangunan masing-masing RT sering menggunakan dana swadaya masyarakat.

Bantahan disampaikan Ketua RT 1, RW 11, Kelurahan Ujung, Sulaiman dan Ketua RT 1, RW 2, Bubutan, Abdullah.

Keduanya sama-sama menyebut jika selama ini tidak ada dana program RT dari Pemkot Surabaya sebesar Rp 187 juta yang dikucurkan. Bahkan Sulaiman mengatakan untuk merenovasi wc umum saja, harus menggunakan dana swadaya masyarakat.

"Kami sudah mengajukan tapi tidak ada realisasi. Akhirnya untuk memperbaiki wc umum menggunakan dana swadaya dari masyarakat," jelas Sulaiman.

Armudji saat menunjukkan surat pengunduran diri dari bakal calon wali kota Surabaya pada Juli 2020 (Foto: Dok. jatimnow.com)Armudji saat menunjukkan surat pengunduran diri dari bakal calon wali kota Surabaya pada Juli 2020 (Foto: Dok. jatimnow.com)

Sementara Abdullah menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerima pembangunan di wilayahnya yaitu di RT 1, RW 2, Bubutan. Abdullah juga mengatakan telah mengajukan bantuan untuk pembuatan gapura, tetapi belum terealisasi.

"Tidak ada dana sebesar itu dialokasikan kepada RT. Kami minta bantuan pembangunan gapura saja tidak terealisasi sampai sekarang," terang Abdullah.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Hal senada diungkapkan Ketua RT 5, RW 5, Sonokwijenan, David dan Ketua RT 9, RW 2, Airlangga, Didik serta Ketua RT 2 RW 2 Kelurahan Airlangga, Ahmad Yani.

Mereka sama-sama menjawab bila dalam 5 tahun terakhir, tidak ada dana program RT dari Pemkot Surabaya sebesar Rp 187 juta.

"Waduh mas, gak onok (nggak ada) sama sekali dari pemkot. Sejak awal saya jadi Ketua RT juga gak ada dana dari pemkot. Justru RT yang harus giat cari-cari sponsor biar kampung jadi cantik. Selain juga swadaya dari warga sekitar," papar Didik, Sabtu (28/11/2020).

Begitu pula David, yang menjadi Ketua RT di kawasan permukiman. Menurutnya, seluruh aktivitas di RT tempatnya murni dari warga.

"Hehe.. gak ada itu mas. Mungkin mau akan nanti yaa. Hehe," jawab David santai.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Begitupun Ahmad Yani yang menyebut jika selama ini belum ada dana sebesar itu untuk RT. Yang ada hanya gaji bulanan saja yang diterimanya selama ini.

"Belum ada, belum ada sama sekali. Kalau memang ada ya warga senang itu. Mungkin baru program beliau (Armudji) kali ya," tegas Yani.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.