Senin, 22 Jun 2026 03:55 WIB

Pasien Covid-19 di Jatim Disebut Naik, Didominasi Klaster Keluarga

Ilustrasi (Foto: www.freepik.com)
Ilustrasi (Foto: www.freepik.com)

jatimnow.com - Koordinator Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi menyebut terjadi peningkatan pasien Corona.

Meski mengalami peningkatan jumlah pasien, Direktur RSU dr Soetomo itu juga menyebut jika kapasitas rumah sakit masih aman.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

"Penggunaan bed biasanya hanya 30, tapi sekarang meningkat 40 hingga 50. RS meningkat, kalau sampai penuh ya jangan lah. Kalau tidak patuh protokol kesehatan (prokes) ya bisa penuh sungguhan," katanya kepada jatimnow.com, Selasa (24/11/2020).

Ia menyebut, peningkatan pasien Covid-19 salah satunya adalah dari dampak libur panjang.

"Salah satunya dampak dari libur panjang. Mohon protokol kesehatan diutamakan," ujar dr Joni.

Menurutnya, jumlah pasien meningkat dari beberapa klaster.

"Klaster keluarga cukup banyak, klaster komunal-komunal, pasar-pasar, kantor-kantor. Mangkanya harus hati-hati. Jika prokes ditaati maka akan turun lagi dan masyarakar harus mengetahui bahwa Covid-19 ini belum selesai," tandasnya.

Sementara itu, penanggung jawab RS Lapangan Kogabwilhan II, Laksamana Pertama dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara membenarkan ada peningkatan jumlah pasien Covid-19.

Baca Juga: Libur Panjang Idul Adha 2026, Tol Pandaan-Malang Dilintasi 225 Ribu Kendaraan

Pasien di awal bulan sempat stabil di 50-60 pasien dan kini melonjak sampai 205 pasien pada Sabtu (21/11) lalu.

"Naik hampir 400 persen dari awal bulan. Dari total 375 tempat tidur yang tersedia, 205 di antaranya sudah terisi. Dari total pasien yang dirawat, mayoritas berasal dan klaster keluarga dan instansi dari sejumlah daerah di Jatim," katanya.

Dari data yang didapat, di RS Lapangan Indrapura dari 3525 pasien masuk tercata ada 3298 yang telah sembuh dengan angka kematian 0. Untuk pasien yang masih dirawat ada 198 orang.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto saat ditanya tentang apakah Surabaya memasuki zona merah.

Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo

"Kenyataannya gak seperti itu," katanya.

Irvan meminta untuk menanyakan ke Dinas Kesehatan tentang data real jumlah pasien Covid-19 di Surabaya.

"Ke Bu Fenny (Kadinkes Surabaya red) ya," jawabnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.