Jumat, 19 Jun 2026 11:23 WIB

Bayi Tewas Penuh Luka di Hutan Ponorogo Ternyata Korban Penganiayaan

 Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Darmawan
Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Darmawan

jatimnow.com - Hasil otopsi Bayi Febian Gilang Ramadhani yang ditemukan tewas penuh luka di Hutan Dusun Klego, Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo pada Kamis (24/5/2018) lalu, dinyatakan sebagai korban penganiayaan.

"Hasil otopsinya sudah keluar," kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Darmawan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Baca juga: Bayi Penuh Luka di Kepala Ditemukan di Kawasan Hutan Ponorogo

Rudy membeberkan, Bayi Febian meninggal karena luka dikepala, bukan lantaran jatuh, melainkan karena aniaya.

"Hasil otopsi ya karena luka di kepala. Karena memang sengaja dianiaya," jelas Rudy kepada jatimnow.com, Senin (28/5/2018) .

Baca juga: Ibu Bayi yang Ditemukan di Hutan Ponorogo Akan Diperiksa Kejiwaannya

Namun demikian, lanjut ia, belum ada yang ditetapkan tersangka dalam kasus ini, pasalnya polisi masih mengumpulkan data.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Setelah memeriksa Bapak dan ibu bayi, kami juga memeriksa saksi lainnya yang mengetahui ibu dan bayi Febian kabur dari rumah," tegasnya.

Baca juga: Sebelum Ditemukan Tewas di Hutan, Orangtua Gilang Sempat Cek Cok

Rudy menampik bahwa pihaknya mendapati beberapa kesulitan sehingga tak kunjung menetapkan tersangka. Ia mengklaim memang ada beberapa proses yang harus dilalui sehingga menetapkan tersangka.

Baca juga: Ibu Bayi Penuh Luka di Kepala di Hutan Ponorogo Ditemukan Sedang Shock

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Polisi juga berencana memeriksakan sang ibu kepada psikiater untuk menguatkan sang ibu memang ada kelainan atau tidak.

"Seperti rencana semula akan ada pemeriksaan ke psikiater," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.