Minggu, 14 Jun 2026 23:02 WIB

Rel Trem Peninggalan Belanda Ditemukan di Kota Malang

Rel kereta api diduga peninggalan Belanda ditemukan di proyek Kayu Tangan Heritage Kota Malang
Rel kereta api diduga peninggalan Belanda ditemukan di proyek Kayu Tangan Heritage Kota Malang

jatimnow.com - Pekerja proyek pembangunan Kayu Tangan Heritage, Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang menemukan rel trem diduga peninggalan zaman Kolonial Belanda.

Temuan itu didapat setelah alat berat yang dikendalikan pekerja menyikap aspal jalan. Aspal itu nantinya akan diganti dengan paving. Diperkirakan rel ini sangat panjang dan jadi salah satu akses penghubung.

Baca Juga: Baterai Motor Listrik Overload, Ruang Praktikum Polinema Malang Hangus Terbakar

Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang, Agung H Buana menduga rel itu bekas Malang Stoomtram Mij (MS) pada Tahun 1895 silam. Atas temuan itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

"Kita mau bahas dulu dengan KAI. Tunggu ya, nanti kita sampaikan hasilnya," jelas Agung, Rabu (11/11/2020).

Agung menerangkan bahwa MS adalah salah satu perusahaan kereta api yang dahulu mengoperasikan jalur kereta api di wilayah Malang Raya. Fokus perusahaan ini pengangkutan penumpang dan komoditas berupa gula dan hasil bumi seperti sayur-sayuran dan buah-buahan dari daerah pegunungan.

"Saat ini lahan eks-MS sudah nonaktif termasuk dalam wilayah aset VIII Surabaya. Dahulu jalur ini dibangun untuk menjawab peluang prospek bisnis trem uap ringan yang lebih mudah menjangkau rakyat pedesaan yang mengincar daerah-daerah subur di wilayah Malang Raya," paparnya.

Baca Juga: Pedagang hingga Driver Ojol Malang Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

Agung memaparkan, rakyat pribumi kala itu dapat menjual dagangannya ke kota tanpa membutuhkan waktu yang lama. Dahulu dalam operasionalnya, jalur MS dibagi menjadi dua jenis, yaitu jalur trem rute Malang Kotalama-Jagalan-Alun-alun Malang-Kayutangan-Celaket-Lowokwaru-Blimbing.

Kemudian dari Blimbing bercabang dua, satu menuju Singosari, satunya lagi menuju Tumpang. Kedua jalur kereta api itu adalah Kepanjen-Gondanglegi dan Malang Kotalama-Dampit.

Operasional angkutan barang didominasi oleh tebu dan gula dari Pabrik Gula Kebonagung dan Pabrik Gula Krebet. Untuk menunjang operasional dibangun stasiun antarmoda dengan kereta api rel berat milik Staatsspoorwegen. Ada empat stasiun antarmoda yang dibangun MS, yaitu Stasiun Malang Kotalama, Blimbing, Singosari MS dan Kepanjen MS.

Baca Juga: Diskon Iuran 50 Persen, BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang Incar Sektor Informal

"Stasiun Malang Jagalan ditetapkan sebagai stasiun utama untuk MS," jelas dia.

Perlu diketahui, proyek pembangunan dengan anggaran Rp 23 miliar ini bertujuan untuk mempercantik kawasan wisata cagar budaya yang ada di Kota Malang.

Meski diprotes oleh warga karena berdampak pada kemacetan parah di beberapa ruas jalan, tampaknya Pemkot Malang kekeh merealisasikan pembangunan yang ditargetkan selesai akhir tahun tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.