Selasa, 16 Jun 2026 03:10 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Banteng Ketaton Surabaya Targetkan 40 Persen Suara PDIP Menangkan MAJU

Deklarai Banteng Ketaton di Surabaya menangkan Machfud Arifin-Mujiaman (foto Fajar Mujianto)
Deklarai Banteng Ketaton di Surabaya menangkan Machfud Arifin-Mujiaman (foto Fajar Mujianto)

jatimnow.com - Banteng Ketaton menargetkan bisa mengalihkan dukungan 40 persen suara yang ada di PDIP Surabaya untuk memilih pasangan calon nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno (MAJU).

Ketua deklarasi Banteng Ketaton, Andreas Widodo menegaskan bahwa simpatisan gerakan ini adalah kader-kader PDI Perjuangan Surabaya.

Baca Juga: May Day 2026, PDIP Surabaya Bagikan MBG Pada Ojol Perempuan

Baca juga: Banteng Ketaton Surabaya Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman

Mereka mengalihkan dukungan kepada pasangan MAJU karena kecewa dengan keputusan DPP PDI Perjuangan yang tidak memberikan rekom Pilwali Surabaya kepada kader asli. Malah memberikan rekom kepada Eri Cahyadi yang bukan siapa-siapa bagi PDI Perjuangan.

"Target Banteng Ketaton Surabaya tidak muluk-muluk, hanya mengalihkan 40 persen suara PDI Perjungan Surabaya agar memilih pasangan MA dan Mujiaman," kata Andreas, Minggu (8/11/2020).

Untuk mewujudkan misi tersebut, simpatisan Banteng Ketaton akan bergerilya ke seluruh wilayah Surabaya secara terus-menerus. Tujuannya untuk mengajak warga PDIP Surabaya memilih MA dan Mujiaman.

Baca Juga: PDIP Tunjuk Syaifuddin Zuhri Jadi Ketua DPRD Surabaya

"Kami tahu banyak struktural partai yang juga sakit hati. Tapi mereka tidak berani terang-terangan karena takut ancaman pecat dari DPP PDI Perjuangan," ujar Andreas.

Sementara itu, penggagas Banteng Ketaton Surabaya, Sunardi menyatakan deklarasi dukungan untuk Machfud Arifin di Jalan Raya Pandegiling memiliki tujuan tertentu. Sebab, daerah itu dikenal sebagai basis PDI Perjuangan.

"Kami, Banteng Ketaton Surabaya akan menunjukkan ke publik, bahwa masyarakat atau warga PDI Perjuangan Surabaya ternyata ada yang melawan dan tidak setuju dengan Eri dan Armudji," tegas Gus Nar, sapaan Sunardi.

Baca Juga: Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

Deklarasi Banteng Ketaton menjadi penolakan terbuka kesekian kader PDI Perjuangan atas penunjukan Eri Cahyadi-Armuji sebagai pasangan calon wali kota dan wakil kota Surabaya.

Sebelumnya, Mat Mochtar, kader senior PDI Perjuangan Surabaya, secara terbuka menolak pasangan Eri-Armudji. Ia juga mengalihkan dukungannya kepada Machfud Arifin-Mujiaman.

Peringatan Mat Mochtar bahwa PDI Perjuangan akan ditinggalkan karena tidak memilih kader asli kini mulai menjadi kenyataan. Sejumlah baliho paslon 01, tidak ada lagi foto Armudji. Hanya ada foto Eri Cahyadi dan Tri Rismaharini.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.