Senin, 22 Jun 2026 02:09 WIB

Pilkada Ponorogo 2020

Jaga Kesenian Reog Ponorogo, Ipong Muchlissoni Rangkul Kaum Milenial

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 08 Nov 2020 14:07 WIB
Ipong Muchlisonni di kegiatan talshow dan konser virtual
Ipong Muchlisonni di kegiatan talshow dan konser virtual

jatimnow.com - Calon Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menghadiri talkshow dan konser virtual 'Ngopi Budaya Bareng Pemuda' yang digelar, Sabtu (7/11/2020).

Dalam kegiatan itu juga diikuti dua seniman muda Ponorogo yaitu penari Jathil, Farida Nur Apriani dan penari Bujang Ganong, Agung Darweni.

Baca Juga: Cabup Ponorogo Ipong Muchlissoni Pilih ke TPS Naik Vespa

Agung meminta tim untuk melakukan survey terkait perkembangan Reog di luar Ponorogo agar dapat menggugah jiwa milenial untuk melestarikan kesenian itu dengan baik.

"Karena untuk melestarikan Reog, anak muda nanti yang berperan. Biar tetap lestari," katanya.

Berbeda dengan Agung, Farida atau yang sering dipanggil Eva ini juga berharap pagelaran Reog tiap tanggal 11 tiap bulan di Ponorogo tetap ada. Ia meminta agar jadwal pagelaran kesenian untuk ditambah.

"Kalau bisa sebulan dua kali pertunjukan," pinta Eva.

Selain itu, keduanya sepakat agar di tengah Pandemi Covid-19 para seniman dibuatkan lapangan kerja. Misalnya dengan pentas virtual.

"Reog Obyok sendiri sudah dapat perhatian khusus dari Pak Ipong yang tampil tiap tanggal 11 setiap bulan di tiap desa. Semoga Reog tambah jaya dan semoga pemuda-pemuda bisa tergugah menjaga kesenian Ponorogo," ujar Eva.

Baca Juga: Debat Pilkada Ponorogo: Ipong Panggilan Jiwa, Sugiri Pamer Hasil Kerja

Ipong Muchlissoni sendiri mengaku senang bisa berdialog secara khusus dengan para milenial dari kalangan pekerja seni. Menurutnya kegiatan itu dapat menyerap aspirasi para milenial.

"Saya terima kasih diapresiasi program saya sebagai bupati yang sudah berpengalaman 5 tahun. Tentu ya saya harus realistis saya kan tahu 5 tahun ini masyarakat yang diperlukan apa, lebih realistis kemampuan keuangan seperti apa, yang dibutuhkan apa. Jadi saran dan masukan tadi saya tampung," katanya.

Dia menyadari jika Pandemi Covid-19 membuat situasi kali ini memprihatinkan. Tidak hanya di Ponorogo saja tapi juga seluruh dunia.

"Jadi ya sabar. Pelan-pelan kita bangun lagi kesenian sesuai dengan protokol kesehatan," jelas dia.

Baca Juga: Membedah Mitos Pilbup Ponorogo, mulai Bupati 2 Periode hingga Etan - Kulon Kali

Ia menyebut jika selama masa kampanye, dirinya tidak pernah menyelenggarakan kampanye besar yang mengumpulkan orang berjumlah banyak.

"Jadi ya seperti ini, blusukan ketemu sama masyarakat. Serap aspirasi dan menyapa," pungkas Ipong.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.