Kamis, 18 Jun 2026 14:51 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Banteng Ketaton Surabaya Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman

Deklarasi dukungan Benteng Ketaton untuk Machfud Arifin-Mujiaman
Deklarasi dukungan Benteng Ketaton untuk Machfud Arifin-Mujiaman

jatimnow.com - Ratusan kader dan simpatisan PDI Perjuangan Surabaya yang tergabung dalam Banteng Ketaton mendeklarasikan dukungan untuk pasangan calon nomor 2 Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno.

Deklarasi yang digelar di bekas Posko PDI Pro-Megawati yang didirikan tokoh senior PDIP Soetjipto Soedjono atau yang dikenal Pak Tjip di Jalan Pandegiling, Minggu (8/11/2020) pagi.

Baca Juga: May Day 2026, PDIP Surabaya Bagikan MBG Pada Ojol Perempuan

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Deklarasi Banteng Ketaton Surabaya, Andreas Widodo; Panglima Perang Banteng Ketaton Kota Surabaya, Sunardi dan tokoh Banteng Ketaton Kota Surabaya yang juga Ketua Gerakan Rakyat Surabaya (GRS), Mat Mochtar.

Selain itu deklarasi tersebut juga langsung dihadiri Calon Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin.

Andreas Widodo mengajak seluruh simpatisan tetap semangat hingga hari pencoblosan pada 9 Desember mendatang dan tetap satu jalur perjuangan.

Selain itu tidak gampang goyah dan mudah tergoda bujuk rayu, serta takut adanya intimidasi dari pihak-pihak lain.

"Saudara-saudara yang hadir saya sampaikan di sini, bahwa apa yang dilakukan oleh Banteng Ketaton merupakan bentuk dan wujud demokrasi," ujarnya.

Dia mengungkapkan Banteng Ketaton hadir dan muncul ke permukaan untuk mengingatkan kembali perihal prinsipil tentang hak demokrasi adalah asasi rakyat.

Hak demokrasi milik rakyat tidak bisa diatur dan dipaksakan kepada rakyat oleh penguasa. Bagaimanapun beda pendapat, beda pilihan dan beda pemikiran itu adalah bebas dan diatur oleh undang-undang.

"Dengan begitu deklarasi Banteng Ketaton Surabaya kali ini, kami harus memilih untuk menolak dukungan Cawali Eri Cahyadi dan wakilnya Armudji. Sebaliknya, Banteng Ketaton akan mengalihkan suara untuk memenangkan pasangan Machfud Arifin dan Mujiaman, walaupun kawan dan rekan kami yang dulu seperjuangan harus memilih jalan yang lain," bebernya.

Baca Juga: PDIP Tunjuk Syaifuddin Zuhri Jadi Ketua DPRD Surabaya

Dalam deklarasi ini dia mengimbau agar para simpatisan, aktivis dan anggota Banteng Ketaton se-Surabaya untuk bersikap santun, damai dan tidak anarkis menghadapi tekanan dari siapa saja.

"Perlu saya sampaikan juga, perjalanan deklarasi Banteng Ketaton tak luput dari aral yang melintang, melalui proses yang panjang untuk memaknai arti demokrasi. Isu perpecahan atau tuduhan yang menimpa ke kami harus menjadi pil pahit untuk menegakkan demokrasi," urainya.

"Semua tak menyurutkan langkah kami untuk melakukan deklarasi ini hingga harus memilih untuk memenangkan pasangan Machfud Arifin-Mujiaman pada pilkada kali ini," imbuhnya.

Sunardi, penggagas Banteng Ketaton Surabaya mendukung deklarasi untuk Machfud Arifin itu.

"Kami, Banteng Ketaton Surabaya akan menunjukkan ke publik, bahwa masyarakat atau warga PDI Perjuangan Surabaya ternyata ada yang melawan dan tidak setuju dengan Eri dan Armudji," tegas Gus Nar, sapaan Sunardi.

Baca Juga: Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

Deklarasi Banteng Ketaton menjadi penolakan terbuka kader PDI Perjuangan atas penunjukan Eri Cahyadi-Armudji sebagai pasangan calon wali kota dan wakil kota Surabaya.

Sebelumnya, Mat Mochtar, secara terbuka menolak pasangan Eri-Armuji. Secara terbuka pula, Mat Mochtar mengalihkan dukungannya kepada Machfud Arifin-Mujiaman.

Peringatan Mat Mochtar bahwa PDI Perjuangan akan ditinggalkan karena tidak memilih kader asli kini mulai menjadi kenyataan. Sejumlah baliho paslon 01, tidak ada lagi foto Armudji. Hanya ada foto Eri Cahyadi dan Tri Rismaharini.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.