Jumat, 19 Jun 2026 11:47 WIB

Covid-19 di Surabaya

Derita Sri: Suami Meninggal Positif Covid-19, Tak Dapat Bantuan Pemkot

Sri Muljani Istiqomah, warga Siwalankerto Tengah, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya
Sri Muljani Istiqomah, warga Siwalankerto Tengah, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya

jatimnow.com - Musibah dialami Sri Muljani Istiqomah (43), warga Siwalankerto Tengah, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya. Baru menikah 6 bulan, Sri sudah ditinggal suaminya meninggal dunia dengan status terkonfirmasi (positif) Covid-19.

Deritanya semakin bertambah, karena Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak memberikan santunan kepada keluarganya.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Sri sebelumnya janda satu anak, yang kemudian menikah dengan Muhammad Hasan (42), warga Pandegiling, Surabaya pada awal Tahun 2020. Dan pada 28 Juni 2020, suaminya tiba-tiba mengeluh sakit sesak nafas dan dirawat di Rumah Sakit Royal di kawasan Surabaya timur.

"Suami saya masuk rumah sakit pada 28 Juni," ujar Sri kepada jatimnow.com, Sabtu (7/11/2020).

Sekitar lima hari dirawat di rumah sakit itu, suaminya dinyatakan meninggal dunia, tepatnya 3 Juli 2020.

"Saat dirawat di rumah sakit, hasil rapid suami saya reaktif. Hari kedua dirawat di rumah sakit, suami saya di-swab. Kebetulan waktu suami meninggal hasil swab belum keluar," tuturnya.

Hasil tes swab suami Sri Muljani Istiqomah yang meninggal duniaHasil tes swab suami Sri Muljani Istiqomah yang meninggal dunia

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Karena tidak yakin suaminya terkena Covid-19, pemakamannya pun tetap di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di kampung Siwalankerto.

"Sempat ditawarkan dimakamkan di TPU Keputih (lokasi pemakaman khusus warga yang positif Covid-19)," tuturnya.

"Saya tidak yakin suami saya terkena Covid-19. Karena hasil swab belum keluar, saya minta suami dimakamkan di kampung dan disetujui. Dengan syarat dapat persetujuan RT dan RW," tambah Sri.

Selang sehari setelah suaminya meninggal dunia, terbitlah hasil tes swab dari Rumah Sakit Royal.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Hasil tes swab suami saya dinyatakan positif Covid-19," tambah dia.

Suami Sri meninggal dunia dan dinyatakan positif Covid-19. Namun Sri mengaku tidak ada bantuan dari Pemkot Surabaya. Sri malah masih dikenakan biaya pemulasaran sebesar Rp 4 juta.

"Nggak ada bantuan pembiayaan dari Pemkot Surabaya. Kami membayar Rp 4 juta untuk biaya pemulasaran atau pemakaman suami saya," terangnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.