Jumat, 19 Jun 2026 01:28 WIB

Sindikat Produsen Upal 18 Miliar Antar Provinsi Dibongkar di Surabaya

6 orang sindikat produsen dan pengedar upal serta upal yang disita dibeber di Mapolrestabes Surabaya
6 orang sindikat produsen dan pengedar upal serta upal yang disita dibeber di Mapolrestabes Surabaya

jatimnow.com - Peredaran uang palsu (upal) pecahan dalam bentuk rupiah 10 ribuan sebanyak 18 miliar digagalkan Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Enam orang yang masuk dalam sindikat ini ditangkap.

Enam pelaku itu adalah Suwandi (53), warga Perumahan Griya Permata Marie, Kranggan, Mojokerto; Umar (34), warga Jalan Bukit Palma Blok C4, Surabaya dan SYG (41), warga Kaliwungu, Jombang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kemudian Sugiyanto, warga Mangga Besar IV-S, Tamansari, Jakarta Barat; Nistam (62), warga Cengkareng, Jakarta Barat serta HRDS, warga Jalan Taman Pinang Indah, Tangerang.

"Penangkapan awal kami lakukan terhadap tersangka Suwandi dan Umar. Keduanya kami tangkap saat bertransaksi di Surabaya," terang Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo didampingi Kasatreskrim AKBP Sudamiran, Kamis (5/11/2020).

Setelah mengorek keterangan dari kedua tersangka itu, Tim Resmob Polrestabes Surabaya dipimpin Kanit Iptu Arief Rizky Wicaksana akhirnya menangkap keempat tersangka lainnya.

Dari sindikat ini, Arief dan timnya menyita uang palsu pecahan dalam bentuk rupiah 100 ribuan sebanyak 18 miliar. Juga disita potongan serta lembaran kertas, bahan membuat upal.

Uang palsu (upal) yang disita dari 6 tersangka yang ditangkap Unit Resmob Polrestabes SurabayaUang palsu (upal) yang disita dari 6 tersangka yang ditangkap Unit Resmob Polrestabes Surabaya

"Kami juga menyita alat cetak dan sablon serta peralatan untuk produksi upal tersebut," jelas Hartoyo.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Alumni AKPOL Tahun 2000 ini menambahkan, dalam mengungkap seluruh jaringan produsen dan pengedar upal tersebut, timnya bekerjasama dengan Polres Ngawi, Polres Mojokerto dan Polda Jatim.

"Alat produksinya kami sita dari Mojokerto. Sementara otak dari sindikat ini kami tangkap di Jakarta dan Jawa Barat," bebernya.

Dalam sindikat ini, ide awal dari tersangka Sugiyanto yang mengajak Nistam. Mereka merencanakan produksi upal itu di Jombang sembari menghubungi HRDS untuk membuat desainnya. Mereka kemudian belanja peralatan dan bahan dengan modal Rp 100 juta.

"Tersangka Nistam ini tercatat sebagai residivis dalam kasus yang sudah tertangkap dan ditahan dua kali," jelas Hartoyo.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Hartoyo menyebut, dengan modal Rp 100 juta, sindikat ini berhasil memproduksi upal sebanyak 10 miliar siap edar dan 8 miliar yang sudah tercetak, tetapi belum terpotong.

"Kami masih mengejar dua pengedar upal lainnya. Kasusnya juga masih kami kembangkan," tandas Hartoyo.

Sementara Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, Imam Subarkah yang melihat langsung upal-upal itu mengatakan, upal yang disita dari sindikat itu menyerupai yang asli.

Menurutnya, bila diraba ada beberapa bagian yang kasar. Namun saat diterawang tampak sekali jika benang uang itu diprint, sementara uang yang asli dijahit. Untuk hologram juga tidak ganti warna.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.