Senin, 15 Jun 2026 20:55 WIB

Internet Gratis di Kota Batu Masih Sulit Terealisasi, Ini Sebabnya

Kepala Diskominfo Kota Batu, Agus Mahmudi
Kepala Diskominfo Kota Batu, Agus Mahmudi

jatimnow.com - Minimnya anggaran yang didapat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batu berdampak pada program internet gratis atau wifi untuk membantu masyarakat di masa Pandemi Covid-19.

Saat ini di Kota Batu hanya ada empat titik wifi gratis yaitu Alun-alun, Lapangan Bondas, Pasar Induk dan Taman Sumber Brantas.

Baca Juga: APJII Jatim Desak Infrastruktur Internet Jadi Objek Vital Nasional

Kepala Diskominfo Kota Batu, Agus Mahmudi menerangkan bahwa kendala untuk merealisasikan program tersebut adalah anggaran. Bila mengacu Tahun 2019, Diskominfo hanya mendapat anggaran Rp 13 miliar.

"Sebenarnya kami sudah memikirkan hal itu, bagaimana masyarakat Batu dimudahkan dengan adanya jaringan internet. Untuk mendukung proses pembelajaran atau usaha di dunia digital demi meningkatkan perekonomian. Namun semua tergantung anggaran," jelas Agus di kantornya, Rabu (4/11/2020).

Menurut Agus, minimnya pagu anggaran tak sebanding dengan tugas dan fungsi Diskominfo. Saat ditanya apakah tahun depan bisa mewujudkan program tersebut seperti daerah lain, Agus mengaku masih kebingungan.

"Apalagi pada Tahun 2021, sesuai Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) humas dan ATV bakal melebur jadi satu dengan Diskominfo. Dengan fungsi yang lebih banyak, anggaran tetap, saya sangat pesimis itu bakal terwujud," tambahnya.

Baca Juga: Internet Makin Ngebut, Biznet Perluas Akses Digital Surabaya

Secara rinci, anggaran belanja pegawai setiap tahun menyerap anggaran mencapai Rp 6 miliar dan operasional ATV Rp 3 miliar. Belum kebutuhan bagian humas.

Sebelumnya DPRD Kota Batu menginginkan setiap taman bermain di seluruh desa dan kelurahan di Kota Batu tersedia jaringan internet gratis sebagai fasilitas penunjang.

Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Khamim Tohari berharap, dengan kemudahan jaringan internet tersebut, bisa meringankan beban pelajar saat mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring dan mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. Entah untuk bertransaksi jual beli online dan sebagainya.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

"Itu harapan kami. Jadi nanti pelajar atau murid serta masyarakat yang membutuhkan jaringan gratis tidak kesulitan. Mereka bisa mendatangi titik-titik yang sudah ditentukan. Serta bisa membudayakan masyarakat Kota Batu melek teknologi," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.