Jumat, 12 Jun 2026 18:06 WIB

Terpapar Covid-19, Satu Nakes RSUD Jombang Meninggal

Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Satu orang tenaga kesehatan (nakes) RSUD Jombang meninggal dunia akibat terpapar virus corona atau Covid-19 pada Minggu (1/11/2020).

Nakes tersebut yakni KS bertugas sebagai asisten operator di kamar operasi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Jombang.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

Direktur RSUD Jombang Pudji Umbaran mengatakan, nakes yang terpapar itu sempat menjalani perawatan selama 10 hari di ruang khusus, dan hasil tes swab menyatakan positif Covid-19.

"Salah satu nakes kami meninggal dunia, kemarin. Beliau sempat kami rawat di ruang isolasi hampir 10 hari, awalnya kisaran tanggal 22 Oktober kemarin, yang bersangkutan panas mendadak. Hasil swab ternyata positif," kata Pudji, Senin (2/11/2020).

Pudji menambahkan, pihaknya langsung melakukan tracing di bagian IGD RSUD Jombang, namun tidak ditemukan ada pegawai atau tenaga medis yang terinfeksi virus corona.

"Kami sejak awal langsung melakukan tracing di tempat beliau bekerja, semua kita screening dan swab, alhamdulilah hasilnya negatif. Kemungkinan dia mendapatkan penularan infeksi ini dari luar," terangnya.

Baca Juga: Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

Masih kata Pudji, almarhum punya aktivitas lain selain bekerja di RSUD Jombang dan harus sering pergi ke pasar.

"Beliau punya aktivitas jualan di rumah yang menuntut harus sering kulakan di pasar. Ada kemungkinan yang bersangkutan tertular di pasar," ungkapnya.

Selama masa pandemi Covid-19, sambung Pudji, sebanyak 15 tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Jombang terpapar virus corona, dan satu meninggal dunia.

Baca Juga: Bocah 7 Tahun yang Hanyut di Selokan Driyorejo Ditemukan Meninggal

"Mungkin sekitar 10 sampai 15 orang yang pernah kita rawat. Semua rata-rata terpapar di luar dan bukan terpapar di dalam. Semua sembuh, hanya mas KS ini yang berujung meninggal dunia," bebernya.

Pudji berharap, meninggalnya tenaga medis ini bisa dijadikan pembelajaran penting untuk masyarakat supaya patuh dengan protokol kesehatan.

"Kita harus ingatkan kepada masyarakat luas, bahwa Covid ini belum selesai. Penularan bisa terjadi dimana-mana, tempat yang terjadi kerumunan seperti di pasar, mall dan tempat hiburan, maka semua harus tetap menggunakan protokol kesehatan baik pedagang maupun pembelinya," pungkas Pudji.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.