Kamis, 11 Jun 2026 11:56 WIB

Muncul Keluhan Tarif Bus Ponorogo-Madiun, Ini Kata Dishub

Petugas gabungan melakukan pemeriksaan pada salah satu bus./Foto: Mita Kusuma
Petugas gabungan melakukan pemeriksaan pada salah satu bus./Foto: Mita Kusuma

jatimnow.com - Setelah sempat mencuat keluhan penumpang bus Ponorogo-Madiun beberapa waktu lalu, kali ini muncul kembali keluhan tarif bus yang tidak sesuai.

Kali ini muncul dari akun Facebook, Yuana Purwidyawati yang mengeluh di grup Facebook Info Cegatan Wilayahnya Ponorogo.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Kenapa kok tidak sesuai dengan tarif yang tertera disitu ya....Madiun Ponorogo 8rb nyatanya diminta 10rb..per orang... Berbagi pengalaman pagi ini bersama Bis Cend*** Madiun Ponorogo...Mksh mas admin yg udah loloskn postingan ini...

Dalam postingan tersebut, ditanggapi oleh 1.000 an pengguna yang suka dan ribuan komentar yang mengiyakan maupun menentang postingan tersebut.

Seperti yang terlihat akun Mustakim Sikat menanggapi woong tadi saya di tarik 15 rb, kagett akuuu...

Tanggapan berbeda diutarakan Kang Mas Koba, komene koyok cah cilik kabeh?

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo mengaku tidak menampik adanya oknum bus yang menaikkan tarif. Apalagi untuk Ponorogo-Madiun yang armadanya sangat minim.

"Saya tidak menampik adanya kenaikan tarif yang dilakukan oknum tertentu," kata Kepala Dishub Ponorogo, Djunaedi, Jumat (25/5/2018).

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Namun, lanjut ia, yang perlu diingat itu bukan domain Dishub Ponorogo. Karena Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) seperti Ponorogo-Madiun maupun Ponorogo-Surabaya kewenangan Dishub Provinsi Jawa Timur (Jatim).

"Itu kewenangan Dishub Provinsi. Kita tidak punya kewenangan. Hanya saja melaporkan ke Dishub Provinsi," tambah Djunaedi.

Ia menegaskan, laporan-laporan tersebut sudah diteruskan ke Dishub Provinsi Jatim. Jika masih ada oknum, tentu tidak menjadi kewenangannya untuk memberi sanksi.

"Sudah saya laporkan. Banyak laporan ke kami. Dan sudah saya lanjutkan ke Dishub Provinsi Jawa Timur," terangnya.

Baca Juga: Gelar Sunmori, Ketua PW IKA PMII Jatim Satukan Kader 11 Daerah di Telaga Ngebel

Namun, ia mengklaim bukan berarti tidak tinggal diam. Ia mencontohkan sudah melakukan penindakan. Seperti kemarin, pihaknya sudah 'mengkandangkan' satu bus jurusan Ponorogo-Madiun.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.