Senin, 15 Jun 2026 09:44 WIB

Ketiga Pengunggah Video Dua Geng Cewek Tawuran Meminta Maaf

Ketiga pengunggah video tawuran dua geng cewek
Ketiga pengunggah video tawuran dua geng cewek

jatimnow.com - Ketiga pengunggah video viral dua geng cewek tawuran di media sosial telah diamankan Satreskrim Polres Mojokerto.

Mereka adalah DF (19) dan GF (21), keduanya asal Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo dan MSD (20), warga Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Baca juga: 

Ketiganya telah meminta maaf atas tindakan menyebar video tawuran sehingga viral di media sosial Facebook dan sempat diunggah di akun YouTube.

"Kami bertiga dengan adanya kejadian mengupload tawuran antar geng cewek di story WhatsApp yang menimbulkan keresahan masyarakat khususnya warga Bangsal, Mojokerto saya pribadi dan keluarga menyampaikan permohonan maaf kepada warga Mojokerto dan kepolisian atas tindakan saya tersebut," kata GF di Mapolres Mojokerto, Kamis (29/10/2020).

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

"Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi. Video tersebut belum pasti kejadiannya itu dimana. Dengan ini surat permintaan maaf kami buat dengan sebenarnya," tambahnya.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menyebut, ketiga pengunggah itu saat ini statusnya hanya sebagai saksi.

"Masih saksi, nanti kalau memang sudah bisa kita arahkan kesengajaannya untuk mengambil keuntungan dari kejadian ini dan juga mungkin ada beberapa korban atau masyarakat dijadikan korban terkait video ini ya kita akan telusuri. Namun dari tahapan pemeriksaan memang ketiganya hanya sebatas untuk menambah jumlah follower dan juga mengambil video tersebut dan memviralkan tanpa mengetahui apakah ini benar apa tidak," bebernya.

Baca Juga: Sopir Angkutan Pelaku Intimidasi Turis Asal China di Probolinggo Minta Maaf

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini menjelaskan, tim Satreskrim Polres Mojokerto akan mendalami keterangan.

"Ini yang harus kita dalami dari tim Unit Pidum Satreskrim Polres Mojokerto nantinya akan diberikan lebih lanjut setelah pemeriksaan maksimal. Dari keterangan pemeriksaan dan pengambilan video itu sebelum diviralkan sudah ada keterangan dan tertulis Bangsal Mojokerto. Ini masih kita pendalaman, apakah memang yang menulis ini mereka apa ada sumber lain yang ingin melemparkan hoaks dimana untuk menciptakan keresahan masyarakat yang mana situasi Kabupaten Mojokerto yang sudah aman dan diciptakan seperti ini untuk tidak amannya situasi Mojokerto, ini masih dalam tahap penelusuran," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.