Minggu, 14 Jun 2026 16:09 WIB

Tower Seluler di Ponorogo yang Didemo Warga, Dipastikan Belum Berizin

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 27 Okt 2020 17:19 WIB
Warga di Ponorogo menggelar demo minta tower seluler di desanya dirobohkan
Warga di Ponorogo menggelar demo minta tower seluler di desanya dirobohkan

jatimnow.com - Warga Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo menggelar demo menuntur tower seluler di desanya dirobohkan. Selain khawatir tower setinggi 32 meter itu roboh, warga juga menyebut tower itu belum mengantongi izin.

Kepala Satpol PP Ponorogo, Suko Kartono memastikan bahwa tower itu belum mempunyai izin.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Setelah mendengar demo tadi, dari bidang perizinan sudah menyampaikan bahwa tower ini memang belum berizin," ujar Suko, Selasa (27/10/2020).

Menurut Suko, nantinya Satpol PP akan memberikan teguran tertulis sampai tiga kali. Dengan rincian masing-masing berjeda 14 hari.

"Setelah itu baru penyegelan dan 30 hari penyegelan barulah akan ada pembongkaran," papar Suko.

Baca juga:  Warga di Ponorogo Demo Minta Tower Seluler Dirobohkan

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

Pembongkaran dilakukan sesuai waktu yang disepakati pihak pengembang dengan warga. Namun jika Satpol PP tetap dibutuhkan untuk pembongkaran, maka prosedur di atas tetap akan diberlakukan.

Sementara Kuasa Hukum PT Sentra Taman Menara Indonesia, Amri Aulia Rohman menyebut, sebagai pihak pengembang dirinya akan mengikuti administrasi dari pihak yang berwenang.

Terkait izin, dia mengaku sudah mengajukan. Tetapi masih dalam proses sehingga belum turun.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

"Izin diproses semua. Untuk tower kan lama jadi belum keluar. Masih proses, tapi sudah ada tanda terima," ungkap Amri.

Untuk itu pihaknya akan mengikuti prosedur yang berlaku dan tidak akan gegabah.

"Kalau dari kami selaku perwakilan tower, kita lihat administrasinya seperti apa. Apakah di dalam atau di luar, kita akan mediasi urun rembuk ke masyarakat dan akan dibicarakan lebih lanjut," tandas Amri.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.