Rabu, 17 Jun 2026 04:10 WIB

Hujan Angin Landa Dua Desa di Mojokerto, 40 Rumah Warga Rusak

Rumah warga rusak akibat hujan angin di Mojokerto
Rumah warga rusak akibat hujan angin di Mojokerto

jatimnow.com - Hujan deras disertai angin kencang melanda dan merusak beberapa rumah warga Desa Windurejo dan Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Senin (26/10/2020).

Pantauan jatimnow.com di Desa Sampangagung, beberapa rumah rusak di bagian atap akibat angin kencang. Atap yang terbuat dari besi ringan terbang sekitar 100 meter dari rumah. Beberapa teras rumah juga ambruk tertimpa pohon tumbang.

Baca Juga: Jatim Bebas Hujan Petir, Hanya Sumenep Berpotensi Dilanda Angin Kencang

"Kejadian sekitar pukul 14.00 Wib. Hujan disertai angin berlangsung 10 menitan. Rumah saya rusak di bagian teras, belum cek di bagian belakang," kata Rohman salah satu korban.

Kepala Desa Sampangagung, Ikhwan Arofidana menjelaskan, di wilayahnya terdapat 40 rumah rumah akibat angin kencang yang melanda.

Rumah rusak akibat hujan angin di MojokertoRumah rusak akibat hujan angin di Mojokerto

Baca Juga: BMKG Ingatkan Angin Kencang Intai 8 Daerah di Jatim Hari Ini

"Ada 15 rumah rusak cukup parah di bagian atap sampai galvalumnya terbang jauh, teras rumah ambruk. Rumah yang rusak ringan ada 25, termasuk rumah saya," terangnya.

Ikhwan menambahkan, fasilitas umum seperti baliho roboh, aliran listrik padam serta atap kantin Balai Desa Sampangagung juga rusak.

"Waktu itu saya ada di balai desa, kursi-kursi di balai desa rusak dan papan reklame roboh. Kerugian material sekitar Rp 150 juta. Tapi alhamdulilah tidak ada korban luka dan jiwa," tegasnya.

Baca Juga: PMI Surabaya Latih Relawan Antisipasi Hantavirus dan Wabah

Ikhwan berharap Pemerintah Kabupaten Mojokerto membantu ganti rugi untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan rumah warga dampak angin kencang.

"Saya berharap pemerintah daerah Mojokerto ikut membantu. Siapa mau adanya bencana," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.