Jumat, 19 Jun 2026 06:32 WIB

Perempuan Bernama Patah Hati itu Ternyata Ahli Obati Orang Kesurupan

Patah Hati, perempuan asal Kota Probolinggo
Patah Hati, perempuan asal Kota Probolinggo

jatimnow.com - Tak hanya memiliki nama unik, Patah Hati, perempuan 43 tahun warga Jalan Himalaya Gang 5A, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo itu ternayata punya kemampuan khusus.

Pat-sapaan akrabnya mengaku bisa bisa memijat syaraf bayi. Dia juga bisa mengobati warga yang kerasukan atau kesurupan makhluk halus.

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

"Selain berjualan nasi, saya juga mijitin bayi. Saya juga diminta ngobatin orang kesurupan," kata Pat saat ditemui di rumahnya, Jumat (23/10/2020).

Pat tidak tahu pasti kapan dan dari mana keahlian yang dimilikinya itu. Sebab hingga menikah dan saat ini dikarunia empat anak, dia tidak pernah belajar atau mendalami kemampuan tersebut.

Baca juga:  Perempuan di Kota Probolinggo ini Bernama Patah Hati

Baca Juga: Antisipasi Perundungan, SMPN 5 Probolinggo Perketat Pengawasan Lewat CCTV

"Saya tidak tahu juga mas, kenapa kok bisa mijit dan ngobati orang kesurupan. Saya tidak belajar atau sekolah soal bidang itu," jelas perempuan tamatan SMP ini.

Namun Pat bercerita bila eyang buyutnya memiliki keahlian di bidang itu.

"Jadi saya membacanya ini sudah ada titisan atau keturunan dari buyut saya. Buktinya saya tidak belajar ilmu pijat dan ngobati kesurupan. Tapi banyak orang yang jodoh (sembuh). Saya juga heran kenapa saya bisa melakukan ini," ungkapnya.

Baca Juga: Dihujani 12 Catatan Kritis, Begini Jawaban Pemkot Probolinggo Soal Raperda PKL

Pat juga menyebut bahwa pasien yang diobatinya tidak hanya dari Kota Probolinggo saja. Namun ada yang dari Kraksaan dan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Terkait nama Patah Hati, dia mengaku nama itu pemberian dari kakeknya. Karena saat dia masih dalam kandungan tiga bulan, ayahnya pisah dengan ibunya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.