Minggu, 14 Jun 2026 10:02 WIB

Cegah Pelajar Ikut Demo, Sekolah di Jatim Diminta Libatkan Komite

Sejumlah remaja diduga dari kalangan pelajar terlibat demo tolak Omnibus Law di Surabaya 8 Oktober 2020
Sejumlah remaja diduga dari kalangan pelajar terlibat demo tolak Omnibus Law di Surabaya 8 Oktober 2020

jatimnow.com - Untuk meminimalisir keikutsertaan pelajar SMA-SMK dalam demonstrasi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta para kepala sekolah, guru dan kepala cabang dinas pendidikan melibatkan komite dan OSIS untuk mengawasi.

Gubernur Khofifah menyebut bahwa hal itu bisa menjadi pendekatan yang efektif dalam memberikan pengertian kepada pelajar dan mengawasi agar tidak turut dalam aksi unjuk rasa.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah saat mengikuti jalannya virtual meeting dengan kepala sekolah SMA-SMK se Jatim tentang Antisipasi Demo Omnibus Law yang melibatkan pelajar via Zoom di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (13/10/2020) pagi.

Gubernur Khofifah menambahkan, melalui komite sekolah diharapkan para orangtua bisa membimbing dan memonitoring langsung aktivitas anaknya. Melalui grup sosial media, dia juga meminta orangtua bisa bekerjasama dengan sekolah untuk memonitor agar pelajar tetap fokus pada kegiatan belajar.

"Jadi kalau komite ini pendekatan melalui orangtua dan harapannya langsung akan memberikan bimbingan dan monitoring," tutur Gubernur Khofifah.

Tak hanya komite sekolah, pendekatan melalui OSIS disebutkan pula akan jauh lebih efektif. Dengan kedekatan emosional sebagai teman sebaya, para pengurus OSIS bisa melakukan pendekatan kepada temannya baik melalui media sosial maupun langsung.

"Kalau OSIS bahkan bisa lebih efektif karena merupakan pendekatan teman sebaya, yang menggunakan bahasa mereka, juga dengan diksi ala milenial," tambah mantan Menteri Sosial ini.

Gubernur Khofifah menekankan pentingnya literasi digital bagi pelajar untuk memfilter dan mencerna informasi dalam mengutarakan pendapat. Sebab banyak berita hoaks yang tersebar di kalangan pelajar.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

"Tak hanya langkah antisipatif, namun juga langkah edukatif dan rehabilitatif yang diperlukan dalam kondisi saat ini. Di sinilah peran dari pendidikan karakter yang dirasa sangat penting khususnya bagi anak-anak SMA dan SMK," tuturnya.

Upaya ini juga sebagai langkah perlindungan kepada pelajar di mana Pandemi Covid-19 belum berhenti penyebarannya. Walau kondisinya telah melandai, Gubernur Khofifah mewanti-wanti bahwa Covid-19 belum berhenti.

Sementara Dirintelkam Polda Jatim, Kombes Pol Slamet Hariyadi menyebut bahwa di beberapa titik antara 65-70 persen dari pendemo yang diamankan pada saat demonstrasi 8 Oktober 2020 lalu adalah pelajar SMA-SMK.

Slamet membuka kesempatan untuk koordinasi dengan dinas pendidikan dan sekolah-Sekolah dalam melakukan pengawasan kepada pelajar. Dirinya meminta para pendidik dan kependidikan untuk bisa meningkatkan sinergi melalui satuan-satuan kepolisian, baik di polres dan polsek di Jawa Timur.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Bapak ibu sekalian tidak perlu khawatir. Bapak ibu sekalian tidak sendirian. Kita akan selalu mendampingi untuk membina anak-anak kita," ungkap Slamet.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi meminta para kepala sekolah dan guru agar memantau semua kegiatan pelajar khususnya mulai pukul 10.00 hingga 14.00 Wib. Dirinya juga meminta guru wali kelas juga masuk ke dalam grup WhatsApp pelajar untuk mempermudah pemantauan.

"Saya ingin semua dipantau jam 10.00 sampai 14.00 Wib, termasuk hari Sabtu dan Minggu," tandas Wahid.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.