Senin, 15 Jun 2026 22:18 WIB

Dua Peretas Laman KPU Jember Ditangkap, Satu Pelaku Pelajar SMP

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 13 Okt 2020 18:17 WIB
Peretas laman KPU Jember diamankan Tim Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim
Peretas laman KPU Jember diamankan Tim Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim

jatimnow.com - Peretas atau hacker situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember terungkap. Dua pelaku, satu di antaranya masih pelajar SMP ditangkap Tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim.

Dua hacker itu adalah David (23), warga Tanjung Raya, Kecamatan Wonokromo, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan dan ZFR (14), warga Kampung Cibaru, Desa Tambang Ayam, Anyar, Serang, Banten.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, terungkapnya kasus ini bermula dari laporan KPU Jember terkait situsnya yang diretas hingga muncul gambar tidak senonoh pada 6 Oktober 2020.

Dari laporan itu, Tim Subdit Siber Ditreskrimsus dipimpin Dirreskrimsus Kombes Pol Gidion Arif Setyawan langsung melakukan penyelidikan hingga muncul nama dua pelaku tersebut.

"Kedua tersangka ini ditangkap di tempat tinggal masing-masing. Namun hanya satu tersangka yang kita tahan, yaitu DA. Kalau yang ZFR tidak kita tahan karena masih di bawah umur. Namun proses hukumnya tetap berlanjut," ungkap Trunoyudo, Selasa (13/10/2020).

Dalam pemeriksaan kedua tersangka mengaku meretas laman KPU Jember bukan karena politik, tapi hanya untuk eksistensi belaka. Kedua tersangka kerap menjual laman yang diretasnya seharga Rp 20 ribu.

"Motifnya itu ekonomi. Satu akun dijual Rp 20 ribu. Yang paling penting tidak ada motif politik dalam Pilkada Jember. Ini murni tindak pidana," jelasnya.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Dalam aksinya, kedua tersangka memiliki peran masing-masing. Tersangka David yang pertama meretas akun KPU Jember. Kemudian ZFR berperan memasukkan gambar tak senonoh dalam website tersebut.

"Yang satu di bawah umur ZFR, masih pelajar SMP. Yang buka kuncinya DA. Analogi kehidupan nyata, DA menemukan rumah yang pagarnya pendek, kuncinya gampang dibuka dan dibukalah pintunya. Lalu yang memunculkan gambar itu ZFR. Makanya tidak kita lakukan penahanan. Tapi DA sudah cukup umur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," papar Trunoyudo.

Kedua tersangka mengaku belum pernah bertemu karena tinggal di wilayah. Keduanya hanya aktif berkomunikasi melalui media sosial.

"Siber kan borderless. Mereka tidak pernah bertemu secara fisik, tapi ruang ketemunya lewat Facebook," tandas Alumni Akpol 1995 tersebut.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Dalam pengungkapan kasus ini, Tim Siber mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua ponsel, satu laptop dan satu reuter yang digunakan tersangka.

Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 32 ayat (1) dan atau Pasal 33 jo Pasal 48 ayat (1) Jo Pasal 49 UU No. 1 Tahun 2008 tentang ITE Jo Undang-undang No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.