Minggu, 21 Jun 2026 05:45 WIB

Cegah Gratifikasi, Wali Kota Hadi Lapor KPK atas Hadiah Kelahiran Anak

Wali Kota Hadi dan barang pemberian atas kelahiran bayinya
Wali Kota Hadi dan barang pemberian atas kelahiran bayinya

jatimnow.com - Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin berkonsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta melalui bagian Inspektorat guna mencegah gratifikasi.

Upaya tersebut dilakukan oleh Hadi karena dirinya menerima hadiah pemberian saat anak keempatnya lahir. Barang yang diterima dari masyarakat dan ASN tersebut merupakan barang perlengkapan bayi.

Baca Juga: Potensi PAD Parkir dan PKB Kota Probolinggo Ratusan Juta Bocor ke Kabupaten

Diantaranya gelang emas bayi, minyak pijat bayi 3 paket, gift box bedak, tas bayi, kursi baby, tempat tidur bayi hingga kereta dorong.

"Saya butuh konsultasi dahulu kepada KPK meski itu pemberian untuk kelahiran anak saya. Mohon maaf jika pemberiannnya masih harus ke Inspektorat dulu," katanya, Senin (12/10/2020).

Sesuai dengan Peraturan Wali Kota Probolinggo nomor 54 tahun 2016 tentang Pedoman Pengendalian Gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Dalam pasal 9 menjelaskan penerimaan gratifikasi bukan suap dan bukan kedinasan adalah pemberian terkait dengan penyelenggaraan pesta pertunangan, pernikahan, kelahiran, aqiqah, baptis, khitanan, potong gigi atau upacara adat/agama lainnya paling banyak Rp 1 juta per pemberian per orang dalam setiap kegiatan.

"Sebagai pejabat pemerintahan mengantisipasi ini masuk gratifikasi atau tidak maka kami menyerahkan ke Inspektorat untuk diproses sesuai aturan. Saya mengapresiasi bahwa Inspektorat bekerja dengan baik dan sesuai tupoksinya," ujarnya.

Inspektorat Kota Probolinggo, Tartib Goenawan mengatakan telah menerima barang dari wali kota pada bulan lalu dan sudah dikonsultasikan dengan KPK. itu.

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Probolinggo Minta Proyek Swalayan Jalan Cokro Distop

"Sesuai dengan hasil KPK secara online, barang yang dititipkan sebanyak 7 poin resmi menjadi milik wali kota dan penandatanganan surat penyerahan terima barang sudah dilakukan," katanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.