Minggu, 21 Jun 2026 14:37 WIB

Ini Alasan Kemenag Belum Keluarkan Sertifikasi Halal UMKM di Kota Batu

Sertifikat halal
Sertifikat halal

jatimnow.com - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu hingga kini belum mengeluarkan sertifikasi halal bagi UMKM atau pelaku usaha.

Kepala Kemenag Kota Batu, Nawawi menguraikan tidak adanya sertifikasi itu bukan karena tidak ada yang mengajukan tapi dikarenakan perlu proses panjang.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

"Di Kota Batu ada 10 produk yang masih tahap pendaftaran. Panjangnya proses membuat sertifikat halal belum pernah dikeluarkan sama sekali di Kota Batu. Dan tahapan proses ini berada di bawah kendali Kemenag Provinsi Jawa Timur," jelas Nawawi, Minggu (11/10/2020).

Dalam kelayakan penerbitan halal, Kemenag Kota Batu melibatkan auditor Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) serta perguruan tinggi (PT). Semua proses tersebut wajib dilalui terlebih dahulu.

"Siapa pun yang mengajukan sertifikasi harus melalui tahapan itu. Belum lagi survey lapangan yang dilakukan oleh petugas ke tempat pembuatan produk, menilai dari kebersihan tempat produksi, bahan-bahan yang digunakan hingga packaging harus diteliti," ujar dia.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

Ia menyebut, untuk calon pengajuan tidak perlu khawatir karena tidak ribet sebenarnya. Aturannya mengacu pada syariat Islam saja.

"Kalau dibanding lainnya, proses bakal lebih lama sebelum dibawah kendali oleh Kemenag. Bisa 2-3 tahun sekarang kita usahakan sekitar 1 tahun," terang dia.

Baca Juga: CPNS UIN KHAS Jember Dilantik, Rektor Tekankan Pentingnya Integritas

Ia pun berupaya dalam waktu dekat sudah bisa keluar, untuk itu kemenag juga terus mensosialisasikan kepada pelaku UMKM di Kota Batu untuk mengajukan sertifikasi halal pada produknya. Upaya itu telah dilakukan bersama Universitas Brawijaya (UB).

"Beberapa waktu lalu sekitar 20 pelaku UMKM diberi edukasi pada Agustus lalu. Tapi masih saja pelaku UMKM juga belum terlalu tertarik mendaftar. Makanya kami menghimbau pelaku usaha yang ingin mendaftarkan sertifikasi halal untuk datang ke Kemenag Batu dengan syarat memiliki legalitas atau badan hukum terkait usahanya," tandas Nawawi.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.